Berita

moeldoko/net

Pertahanan

Meski Lebih Berat, TNI Siap Amankan Pilpres

SELASA, 20 MEI 2014 | 20:16 WIB | LAPORAN:

. Pengamanan yang dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjelang pemilihan presiden dilakukan dengan lebih ketat daripada pemilihan legislatif sebelumnya. Hal itu dilakukan karena TNI melihat adanya potensi kerusuhan yang lebih besar.

"Kita berpendapat saat ini pengamanan lebih berat," ujar Jenderal TNI Moeldoko di Universitas Indonesia, Depok, Selasa (20/5).

Penilaian itu didasarkan pada dua hal. Pertama, adanya gerakan separatisme yang dilakukan sejumlah kelompok di tempat tertentu. Kedua, deklarasi pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, menimbulkan kalangan pendukung mereka yang fanatik.


"Dan masing-masing dari mereka ada kepentingan untuk menang," sambung Moeldoko.

Pun demikian, pihak TNI mengaku telah mempersiapkan berbagai upaya guna mencegah adanya konflik yang terjadi serta langkah antisipatif jika nantinya konflik terjadi. Saat ditanya berapa jumlah personel TNI yang diturunkan jelang dan saat pilpres, Moeldoko hanya diam. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya