Berita

rmol

Pertahanan

Presiden SBY Akan Turut Saksikan Latgab TNI 2014

SENIN, 19 MEI 2014 | 14:41 WIB | LAPORAN:

Panglima Jenderal TNI Moeldoko didampingi Kepala Staf Angkatan membuka Latihan Gabungan (Latgab) TNI 2014 dalam upacara militer dengan Komandan upacara Panglima Kostrad Letjen TNI Gatot Nurmantyo yang digelar di Taxi Way Echo (Skuadron 17) Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, (Senin, 19/5).

Dalam upacara yang diikuti 15.108 prajurit TNI dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU itu, Panglima TNI menyebut bahwa tema Latgab TNI tahun 2014 adalah "Komando Gabungan (Kogab) TNI Melaksanakan Kampanye Militer di Wilayah Mandala Perang Dalam Rangka OMP Guna Menjaga Kedaulatan NKRI".

"Dari tema tersebut dapat disampaikan bahwa Kampanye Militer merupakan rangkaian operasi yang ditujukan untuk menyelesaikan sasaran strategis dan operasional dalam waktu dan tempat yang tersedia. Kampanye Militer yang dilaksanakan dalam latihan ini mengacu pada skenario latihan yang telah direncanakan," ujar Panglima TNI.
 

 
Latgab TNI, jelas Jenderal Moeldoko, bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas prajurit TNI dan satuan dalam operasi gabungan TNI guna mewujudkan kesiapsiagaan operasional satuan jajaran TNI yang tinggi dalam rangka menghadapi setiap bentuk ancaman dan gangguan yang mungkin timbul di wilayah.

"Sedangkan sasarannya adalah sebagai upaya membangun dan mensinergikan kemampuan dan kekuatan antar matra, guna menjamin efektivitas dan efisiensi operasional Komando Tugas Gabungan yang sewaktu-waktu dibentuk dalam menghadapi kontijensi," tuturnya.

Disamping itu juga, sambung Panglima TNI, untuk mewujudkan tingkat kesiapsiagaan operasional satuan TNI yang tinggi, diperlukan pembinaan dan penyiapan kekuatan satuan TNI berdasarkan analisa perkembangan lingkungan strategis yang sangat dinamis, melalui latihan secara terencana, terpadu, bertingkat dan berlanjut yang puncaknya adalah Latihan Gabungan TNI.
 
"Latgab ini sebagai bagian aplikasi dari kebijakan pembinaan dan pengembangan serta program penguatan interoperability TNI, dalam rangka membangun kesatuan operasional dari unsur darat, laut dan udara. Interoperability seluruh aspek-aspek operasi pada Latihan Gabungan TNI merupakan sasaran yang ingin dicapai," tegasnya.

Menurut rencana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menyaksikan secara langsung latgab tersebut di Jawa Timur yang melibatkan puluhan kendaraan lapis baja serta persenjataan berat lainnya, puluhan kapal perang, dan puluhan pesawat tempur. [mel]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya