Berita

Hukum

Banyak Kecurangan, Alasan Mahfud Ambil Kasus Sengketa Pilkada Banten

SENIN, 05 MEI 2014 | 18:51 WIB | LAPORAN:

Mahfud MD semasa menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi, sejak awal sudah memutuskan untuk menangani langsung perkara gugatan sengketa pemilihan kepala daerah (Pilkada) Banten.

Dia bilang, keputusan tersebut diambilnya karena mendengar isu banyak sekali kecurangan yang terjadi dalam kasus sengketa Pilkada Banten.

"Karena isunya ramai, saya pegang sendiri Banten dianggap banyak kecurangan," terang dia saat bersaksi dalam sidang Terdakwa Akil Mochtar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (5/5).


Kecurangan-kecurangan yang terjadi, kata Mahfud, di antaranya money politics. Tapi, sampai kepada putusan, hal itu tak bisa dibuktikan dan gugatan yang diajukan oleh beberapa pasangan lawan dari Ratu Atut tersebut akhirnya ditolak.

Dia menjelaskan perkara gugatan kemenangan Ratu Atut itu masuk ke MK pada 31 Oktober dan diregister pada 3 November 2011. Pada hari yang sama, Mahfud kemudian membuat SK penetapan.

"Tanggal 5 November sidang pertama. Kemudian tanggal 17 November panel sudah  diputus dalam RPH, tapi diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum tanggal 22 November," tandasnya.[wid]


Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya