Berita

sri mulyani/net

Hukum

Sri Mulyani: Ada 18 Bank Bermasalah Seperti Century

JUMAT, 02 MEI 2014 | 12:58 WIB | LAPORAN:

. Bekas Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Sri Mulyani menyatakan ada 18 bank yang mempunyai masalah seperti Bank Century, dalam hal ini membutuhkan dana talangan alias bailout. Hal itu, menurut Sri, disampaikan olehnya dalam rapat 18 November 2008 yang dihadiri oleh perwakilan Bank Indonesia.

"Isi rapat ada 18 bank yang ditengarai seperti Bank Century," kata Sri Mulyani saat bersaksi dalam sidang lanjutan Budi Mulya di Pengadilan Tipikor,akarta, Jumat (2/5).

Di rapat tersebut, Gubernur BI yang dijabat saat itu oleh Boediono (sekarang Wapres RI) menyampaikan bahwa prefund solution tidak bisa dilakukan.


Dia melanjutkan, hasil rapat tersebut kemudian dijadikan bahan rapat KSSK pada keesokan harinya. Di rapat itu dipaparkan mengenai kondisi sistemik dan non-sistemik.

"Karena ini untuk pertama kali kita akan gunakan, maka dari sisi proses saya minta untuk dipersiapkan secara baik. Walau kita dikejar situasi krisis saya minta konten tetap baik," jelas Sri yang saat ini menjadi pejabat Bank Dunia itu.

Jaksa KPK, Ahmad Burhanuddin kemudian menanyakan mengenai Sekretaris KSSK Raden Pardede dan Deputi Gubernur Halim Alamsyah saat itu yang diminta analisis bank dari sisi pasar keuangan dan sektor riil.

"Gunakan European Union Mechanism. Kalau nggak salah Halim dan Raden ikut kursus bagaimana tangani sistemik," jawab Sri santai.

"20 November 2008, dilakukan lagi rapat konsultasi," tanya Jaksa Ahmad lagi.

"Iya kalau tidak salah BI meminta melalui surat dan kita lakukan malam hari," demikian Sri. [rus]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya