Berita

PKS: Nama Gelora SBY Tidak Masuk Akal

RABU, 21 SEPTEMBER 2011 | 17:30 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Usulan nama komplek olahraga Jakabaring di Palembang, Sumatra Selatan, menjadi Gelanggang Olahraga Susilo Bambang Yudhoyono atau Gelora SBY dinilai tidak logis.

Usulan tersebut, menurut Anggota Komisi X DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Rohmani, terlalu dipaksakan.

“Ketika mendengar hal tersebut dari media, saya kaget. Terkesan politis. Apalagi usulan tersebut muncul di tengah latar belakang politik dan hukum yang berkembang begitu dinamis akhir-akhir ini,” kata Rohmani kepada wartawan melalui pernyataan tertulis, Rabu (21/9).


Rohmani berpendapat pengusulan nama kompleks tersebut harus melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Jauh lebih bijak bila diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat Sumatra Selatan.

Lagipula, menurut dia pemberian nama kepada aset atau sarana publik sudah memiliki ketentuan tersendiri. Pertama, pertimbangan sejarah, pihak-pihak yang memiliki kedekatan atau hubungan langsung dengan tempat yang bersangkutan.

"Kalau dilihat dari sejarah, pembangunan Jakabaring itu justru lebih dekat dengan Presiden Megawati karena pembangunan awal Jakabaring di era Beliau," ucapnya.

Kedua, perlu dipertimbangakan juga faktor jasa dan perjuangan seorang tokoh terhadap pembangunan sarana publik tersebut. Ketiga, pertimbangan mengenang atau mengabadikan nama pahlawan atau tokoh setempat.

"Apabila menggunakan pertimbangan tersebut di atas maka tidak logis bila nama SBY dijadikan sebagai nama kompleks. Apalagi di masa SBY dugaan korupsi terkuak di kompleks olahraga tersebut," katanya.

"Ketimbang menimbulkan polemik di masyarakat. Lebih baik namanya menggunakan tokoh-tokoh setempat. Kan ada Tokoh Sumsel yang sangat berpengaruh, Abdul Rozak dan HBR Motik. Ini bisa jadi pertimbangan. Apalagi jasa-jasa mereka dalam perjuangan kemerdekaan sudah jelas," tutup Rohmani.

Sebelumnya, Ketua MPR, Taufik Kiemas, menyatakan dukungannya atas wacana pergantian nama Stadion Jakabaring di Palembang, Sumatera Selatan, menjadi Gelora Susilo Bambang Yudhoyono.

Diakui suami mantan Presiden Megawati Soekarnoputri itu, wacana itu pertama kali dilontarkan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Sumatera Selatan, Madai Madang, agar tempat digelarnya pesta olahraga SEA Games 2011 itu diberi nama sama dengan presiden ke-6 RI, SBY.[ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya