Berita

Nusantara

PILGUB BANTEN

LSM Berkoalisi Telurkan Japra

SENIN, 19 SEPTEMBER 2011 | 23:43 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Koalisi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tangerang Utara menyatakan dukungan pada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Atut-Rano, dengan membentuk Japra (Jaringan Pemenangan Ratu Atut dan Rano Karno).

Sebagai bentuk dukungan, Japra akan mensosialisasikan visi-misi dan profil Atut-Rano di wilayah Tangerang Raya secara serentak. LSM yang tergabung dalam Japra antara lain Forbes (Forum Tangerang Utara bersatu), Formasi, (Forum Masyarakat Pesisir), Komunike Tangerang Utara dan Gerbang (Gerakan Bela Tangerang).

"Secara resmi kami sudah mendeklarasikan Japra pada Sabtu (17/9), dihadiri oleh sekitar seratus orang dari seluruh stakeholder LSM di Tangerang Utara," ujar Jurubicara Japra, Niwan Rosidin, kepada wartawan, Senin (19/9).


Menurut Niwan, Banten ke depan membutuhkan perubahan yang berkelanjutan, bukan perubahan yang masih berupa wacana. Dan pada saat sekarang, Gubernur Atut sudah menunjukkan kinerja positif memajukan pembangunan di Banten, salah satunya pembangunan di Tangerang.

Dijelaskannya, Provinsi Banten yang tahun ini akan menginjak usia 11 tahun, tengah dalam era pertumbuhan yang luar biasa di segala sektor. Mulai dari pertumbuhan penduduk, pertanian dan peternakan, pendidikan, pariwisata, infrastruktur dan lain sebagainya. Pendek kata, Banten saat ini tengah dalam arus perubahan yang nyata.

"Banten telah banyak mencapai kemajuan di berbagai bidang pembangunan dan mendapat pengakuan secara nasional dengan diterimanya sederet penghargaan dari presiden dan pemerintah pusat. Artinya, dibandingkan lima tahun lalu, perubahan yang terjadi sangat signifikan," ujar Niwan.

Dalam bidang infrastruktur jalan misalnya, tambah Niwan, Banten sudah mengalami perubahan yang nyata pada sebagian besar jalan-jalan utama. Di sektor pertanian, Banten kini menjadi salah satu lumbung padi nasional karena berhasil meningkatkan produksinya, bahkan meraih surplus. Di bidang laju pertumbuhan penduduk, Banten juga mampu mengendalikan melalui pelaksanaan program Keluarga Berencana yang telah dinilai berhasil secara nasional. Sementara investasi di Banten juga meningkat signifikan, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran.

"Dan masih banyak keberhasilan yang bisa dicatat. Kepemimpinan Ratu Atut Chosiyah sebagai gubernur Banten perlu terus diberikan dukungan agar roda pembangunan di Banten dapat berjalan secara berkesinambungan," ujarnya bersemangat.[ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya