Berita

Benteng Bersatu dan Ciben Dukung Aturan

SENIN, 12 SEPTEMBER 2011 | 00:47 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Organisasi Massa di Tangerang, Banten mulai menunjukkan sikap tegas dalam dukung mendukung calon seiring semakin dekatnya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.

Pimpinan salah satu Ormas, Sekjen DPP Benteng Bersatu, Imas Hiltunlisyah, mengakui, selama ini sikap Benteng Bersatu masih simpang siur. Kabar yang kuat malah merapat ke calon Gubernur yang adalah pimpinan Tangerang sekarang, Wahidin Halim. Kini dia tegaskan, Benteng Bersatu sudah final mendukung pasangan calon Gubernur Banten nomor urut 1, Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno alias Aturan.

"Deklarasi dukungan tidak telat. Ini adalah pilihan kami, kami tidak memilih Wahidin Halim. Kami dekat dengan Kota Tangerang karena anggota kami jadi Wakil Wali Kota Tangerang yakni  Arif S Wimansyah. Hubungan kami personal ke Arif saja, bukan ke Wahidin. Sama sekali kami tidak ke Wahidin,” ujarnya dalam keterangan kepada wartawan, Minggu (11/9).

Kinerja Wahidin yang belum tuntas, menurutnya jadi alasan. Wahidin belum membuktikan kemampuan mendatangkan investor dan membuka lapangan kerja di Tangerang. Sedangkan alasan mendukung Atut, menurut Imas, cukup rasional. Banten memerlukan kelanjutan kepemimpinan Atut agar pembangunan berlanjut sampai lima tahun kedepan. "Sebab kalau beda kepemimpinan akan beda kebijakan dalam melakukan pembangunan," imbuhnya.


"Benteng Bersatu sangat paham. Banyak yang berusaha membuat kesan “miring” pada Bu Atut. Kami tegaskan kami tak perduli. Sebab, ini adalah politik. Pasti ada tujuan dari setiap perkataan yang dilontarkan," tegasnya.

Imas menyatakan, jumlah anggota Benteng Bersatu se-Tangerang Raya berjumlah 23.000 anggota. Dari jumlah itu dia jamin 100 persen mendukung Atut-Rano. Perlu diketahui, adik dari Bupati Tangerang Ismet Iskandar yang bernama Usep Abdullah, juga adalah Ketua DPC Benteng Bersatu Kota Tangerang.

Selain Benteng Bersatu, Forum Masyarakat Kampung Benteng atau komunitas yang biasa dijuluki Cina Benteng, juga menyatakan dukungan penuh untuk Atut-Rano. Sikap itu ditegaskan Ketua Forum Masyarakat Kampung Benteng, Edi Lim. Menurutnya, Atut-Rano adalah pasangan nasionalis dan dekat dengan semua kalangan.

"Kalau masyarakat Kampung Benteng sudah sejak lama siap melawan yang telah melukai perasaan kami. Kami sudah jauh-jauh hari tidak akan mendukung Wahidin Halim. Kami lebih bulat mendukung Atut-Rano. 100 persen warga keturunan akan mendukung Atut-Rano," tuturnya.[ald]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya