Berita

lambang koperasi indonesia/ist

Menteri Syarief Akui Koperasi Indonesia Belum Masuk Hitungan Kelas Dunia

JUMAT, 09 SEPTEMBER 2011 | 17:58 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Sejak enam tahun lalu telah muncul koperasi-koperasi kelas dunia, dan tercatat 300 unit koperasi yang tersebar di 28 negara.

Koperasi kelas dunia tersebut mempunyai ciri-ciri kelembagaan koperasi yang kuat, orientasi kepentingan usaha kepada anggota dan masyarakat umum, menerapkan manajemen usaha yang efisien, jaringan usaha dan pelanggan luas serta terutama volume usaha ratusan juta dolar.

Menteri Koperasi dan UKM, Syarifuddin Hasan, mengakui, koperasi di Indonesia belum ada yang masuk dalam hitungan kelas dunia.


"Koperasi Indonesia sudah waktunya diperhitungkan menjadi koperasi kelas dunia. Koperasi Warga Semen Gresik sudah menunjukkan aset yang cukup besar untuk itu," kata Syarif Hasan dalam kunjungan kerja sekaligus peresmian kantor pusat Koperasi Warga Semen Gresik, di Gresik, Jawa Timur, Jumat (9/9).

Dia mengajak pengelola Koperasi Warga Semen Gresik beserta anggotanya serta instansi terkait agar mempunyai semangat mewujudkan Koperasi Warga Semen Gresik menjadi World Class Cooperative di masa mendatang.

Keberadaan Koperasi Warga Semen Gresik sudah mempunyai anggota sebanyak 5.819 orang pada 2011 dan memiliki modal sendiri Rp 98,66 miliar dengan total aset Rp 417,95 miliar dan volume usaha sebesar Rp 1,2 triliun dengan SHU Rp 20,73 miliar.

Usaha yang dijalankan Koperasi Warga Semen Gresik telah mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 659 orang yang tersebar di berbagai jenis usaha . Selain itu aktivitas pinjaman kepada anggota pada 2010 telah melayani 2.838 orang dengan total pinjaman Rp 73,19 miliar. [wid]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya