Berita

ilustrasi

Abdullah Hehamahua dan Bambang Widjojanto Dimatikan Label Orang Istana

SENIN, 29 AGUSTUS 2011 | 17:47 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Abdullah Hehamahua dan Bambang Widjojanto terus dialiri dukungan agar mereka lolos uji kelayakan DPR atas delapan calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi. Dari politisi DPR, kalangan LSM, pakar hukum, sampai rakyat biasa banyak mendukung keduanya.

"Kalau saya secara pribadi, saya appreciate Abdullah Hehamahua dan Bambang Widjojanto. Abdullah punya rekor tidak terkalahkan dalam rekam jejak yang bersih. Bambang punya rekor pertempuran dalam bidang hukum," ucap pakar hukum, Margarito Kamis, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Senin, 29/8)

Tapi dia menyayangkan nama kedua jagoannya itu masuk dalam empat teratas yang dikirimkan Panitia Seleksi (Pansel) pimpinan Patrialis Akbar ke Presiden SBY. Dia menilai, langkah panitia yang menetapkan rangking teratas untuk empat calon pimpinan adalah pelanggaran etika bertatanegara.


"Sayang nama dua orang ini masuk empat teratas. Itu bisa jadi pembunuhan karakter. Pansel sudah tahu dua orang itu akan dapat apresiasi luar biasa dan sudah dikategorikan liar. Jadi gampangnya, dilabeli saja sekalian sebagai titipan orang Istana dan matilah mereka di DPR," kata Margarito.

"Apalagi di empat teratas itu ada Yunus Husein (Kepala PPATK). Dia anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum yang berkantor di Istana dan tidak melakukan apa-apa dalam pengusutan kasus Century," imbuhnya.

Doktor hukum dari Ternate ini mengeritik keras penempatan empat calon pimpinan KPK yang diserahkan Panitia Seleksi kepada Presiden SBY. Menurutnya, Pansel telah melanggar etika bertatanegara. Begitupula presiden apabila mengikuti rekomendasi Pansel itu.

"Anggap saja itu dagelan. Pansel bukan institusi, yang institusi adalah presiden. Presiden bisa menominasikan dan DPR itu menyetujui. Kalau pola empat teratas diikuti presiden, sungguh tak beretika dalam tata negara dan menyandera DPR," katanya.

Menurutnya, empat teratas itu sama saja melecehkan empat nama lain. "Sama saja mereka kirim empat orang busuk ke DPR," imbuhnya.

Presiden SBY dikirimi empat nama yang mendapat rangking teratas dari Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan KPK. Mereka adalah Bambang Widjojanto (advokat), Yunus Husein (Kepala Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan), Abdullah Hehamahua (Penasehat KPK), dan Handoyo Sudrajat (Deputi Pengawasan Internal dan Pengaduan KPK).

Empat nama lain yang tidak masuk ranking teratas versi Pansel dan akan ikut diserahkan ke DPR yakni Abraham Samad, Zulkarnain, Adnan Pandupraja dan Aryanto Sutadi.[ald]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya