Berita

JK tempel stiker/dok.pmi

Jusuf Kalla Kerahkan PMI untuk Arus Mudik

KAMIS, 25 AGUSTUS 2011 | 14:08 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, melepas armada ambulans beserta relawan dan personil medis dalam Apel Siaga Lebaran di Silang Monumen Nasional (Monas), Kamis (25/8).

Seperti disebutkan dalam siaran pers PMI, sebanyak 630 relawan termasuk kru medis dan personil helikopter beserta 36 unit ambulans, dua unit ambulans udara dan 17 mobil donor darah diturunkan dalam Apel Siaga Lebaran itu. Semua itu dipersiapkan untuk memberi pelayanan dalam arus mudik Idul Fitri 1 Syawal 1432 Hijriah.

Pelayanan kesehatan bagi para pemudik antara lain, 300 unit ambulans dan 350 pos pertolongan pertama yang ditempatkan di ruas-ruas strategis dan rawan di wilayah Jawa, Sumatera dan Bali.


"Ambulans dan pos pertolongan pertama PMI ditempatkan di lokasi strategis sepanjang jalur mudik dan lokasi rawan, seperti terminal bus, stasiun kereta api, pelabuhan dan tempat wisata. Pelayanan ini juga akan didukung oleh 5.000 ribu relawan dan 100 dokter serta paramedis mulai H-7 dan H+7," kata Ketua Pengurus Bidang Kesehatan dan Donor Darah Markas Pusat PMI Dr. dr Farid Husain Sp K.Bd.

Dijelaskan dalam keterangan tertulis PMI, pos pertolongan pertama ini di antaranya tersebar di wilayah Jawa (Banten 23 pos, Jawa Barat 44, Jawa Timur 118, Jawa Tengah 36, DKI Jakarta 17 dan DIY 22), Sumatera (Bengkulu 2, Aceh 5, Sumatera Selatan 16, Kepulauan Riau 4, dan Lampung 7 dan Riau 18) dan Bali 8 pos.  

Selain ambulans darat, PMI juga menyiagakan 2 unit ambulans udara yang dikhususkan untuk pelayanan di jalan tol. Ambulans udara berupa helikopter ini akan melayani di empat rute jalan tol, yaitu Jakarta-Merak, Jakarta-Cikampek, Jakarta-Ciawi (Bogor), dan Jakarta-Cilenyi (Bandung). Melalui ambulans udara, pasien dan korban kecelakaan yang membutuhkan akan dirujuk ke Rumah Sakit Eltaham Karawang dan RS Gatot Subroto Jakarta.[ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya