Berita

presiden sby/ist

Inilah 45 Tokoh Nasional yang Tuntut DPR Bubarkan Pemerintah

SELASA, 09 AGUSTUS 2011 | 11:08 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Konstelasi politik Indonesia diguncang oleh pernyataan sikap 45 tokoh nasional lintas suku, agama dan profesi. Mereka yang berkumpul di Hotel Four Season, Jakarta, Senin malam (8/9), tegas menyatakan sikap sebagai lawan pemerintah.

Menurut 45 tokoh, pemerintahan SBY-Boediono telah melenceng dari tujuan dan cita-cita kemerdekaan.

Duduk mengelilingi meja, suara mereka satu nada. SBY sudah terbukti tidak mampu dan secara moral sudah tidak patut untuk menyelenggarakan negara dan kekuasaan pemerintahan.


Setidaknya ada 7 krisis nasional yang melanda. Yakni krisis kewibawaan kepala pemerintahan, krisis kewibawaan kepala negara, krisis kepercayaan terhadap parpol, krisis kepercayaan kepada parlemen, krisis efektifitas hukum, krisis kedaulatan sumber daya alam, krisis kedaulatan pangan, krisis pendidikan, krisis integrasi nasional.

Dalam hemat ke 45 tokoh, pemerintahan presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak efektif, lemah, dan hanya mengejar pencitraan diri ketimbang kerja nyata. Terjadi disorientasi dari SBY selaku presiden. Rakyat sekarang ini bertahan hidup karena usaha mereka sendiri dan bukan karena peran negara. Negara tidak hadir ketika rakyat membutuhkan.

Terlalu beresiko bagi bangsa jika situasi seperti ini terus berlangsung. Rakyat akan semakin pesimis dan terpuruk. Apabila presiden SBY tidak bisa menghentikan demoralisasi dan anomali kehidupan berbangsa dan bernegara maka keharusan konstitusional bahwa SBY harus diganti pada 2014 otomatis gugur. Bangsa dan negara harus diselamatkan saat ini juga.

Saat ini perubahan merupakan conditio qua non, semakin cepat semakin baik agar ongkos politik, biaya ekonomi, dan resiko sosial-budaya bisa berkurang.

"Kami menegaskan agar DPR mengambil langkah politik untuk segera mengakhiri kekuasaan yang hanya menyandera rakyat. Kepemimpinan SBY sudah terbukti tidak mampu dan secara moral sudah tidak patut untuk menyelenggarakan negara dan kekuasaan pemerintahan," demikian salah satu poin desakan yang disampaikan ke 45 tokoh nasional.

Berikut nama 45 tokoh nasional yang tadi malam menyerukan pembubaran pemerintah itu:

Prof. Dr. Ali Yafie
Prof. Bismar Siregar
Cholil Badawi
KH.Moehammad Zain
Jen (Purn) Tyasno Sudarto
Letjen (purn) Suharto
Monang Siburian
Hariman Siregar
Soegeng Sarjadi
Sukardi Rinarkit
Muslim Abdurrachman
Chris Siner K.Timu
Romo Benny Susetyo
B.Wiwoho
D.H.Assegaf
Prof.Syafii Maarif
Komarudin
Sunardi
Amir H.Daulay
Adnan Buyung nasution
Prof.Anwar Nasution
Nurman Diah
Mulyana W Kusumah
Haris Rusly
Indro Thahjono
Jamester Simarmata
Martinus Situmorang
Rizal Ramli
Noegroho Djajoesman
Andreas A Yewangoe,Pdt
Eggi Sudjana
Burzah Zarnubi
Fanny Habibie
Sri Palupi
Dedy Julianto
Tamrin Amal Tomagola
Gleny Kairupan
Murwanto
Jarot
Dibyo
Beno
Tjuk Kasturi Sukiadi
Helmy A.Yafie
Otje Soedito
Saaiful A Yafie

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya