ilustrasi
ilustrasi
RMOL. Total impor komoditas pertanian baik langsung maupun olahan sepanjang Januari hingga Juni 2011 mencapai 11,33 juta ton dengan nilai US$5,36 miliar.
Hal itu merupakan bukti nyata bahwa pemerintah tidak serius dengan kebijakan diversifikasi pangan untuk menuju kemandirian dan kedaulatan pangan nasional. Demikian disampaikan anggota DPR Komisi IV, Ma'mur Hasanuddin, menanggapi data BPS soal impor pangan yang menyebut selain beras, Indonesia masih mengimpor komoditas jagung dan singkong.
"Kebijakan diversifikasi pangan yang didengung-dengungkan pemerintah selama ini seperti hanya permainan dan merupakan omong besar belaka," katanya dalam pernyataan pers yang diterima Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Senin, 8/8).
Populer
Jumat, 04 September 2026 | 20:28
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Kamis, 10 September 2026 | 05:04
Selasa, 08 September 2026 | 15:34
Sabtu, 12 September 2026 | 06:08
Sabtu, 05 September 2026 | 16:59
Sabtu, 05 September 2026 | 19:53
UPDATE
Selasa, 15 September 2026 | 00:25
Selasa, 15 September 2026 | 00:01
Senin, 14 September 2026 | 23:42
Senin, 14 September 2026 | 23:22
Senin, 14 September 2026 | 23:02
Senin, 14 September 2026 | 23:01
Senin, 14 September 2026 | 22:38
Senin, 14 September 2026 | 22:37
Senin, 14 September 2026 | 21:59
Senin, 14 September 2026 | 21:57