Berita

m nazaruddin/ist

Patrialis: Nazaruddin Dijemput Nanti Malam!

Negaranya Dirahasiakan
SELASA, 26 JULI 2011 | 13:39 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar menyatakan, tim untuk menjemput paksa buronan kasus Wisma Atlet, Muhammad Nazaruddin,  sudah dibentuk. Tim akan bergerak nanti malam. Hal itu dikatakan Patrialis di Makassar kepada wartawan, hari ini (Selasa, 26/7).

Seperti diberitakan Metro TV beberapa saat lalu, Patrialis mengakui keberadaan Nazar sudah diketahui dimana. Namun dia enggan memberitahukannya pada media karena takut buronan itu kabur.

"Siap melakukan penjemputan Nazaruddin. Tempatnya tidak tahu, nanti kalau dia dengar, dia kabur. Pihak polri dan imigrasi jalan," jelas Patrialis.


Karena Nazar ada di negara orang, maka pemerintah melakukan langkah pertama berkomunikasi terlebih dulu ke negara itu.

"Pemerintahan disana dan akan bicarakan baik-baik, akan jelaskan yang bersangkutan buron. Kedua, surat jalannya sudah dicabut pemerintah dan ketiga paspornya tidak berlaku. Ketiga, kita mohon kerjasama dengan pemerintah disana membantu pemulangan bersangkutan untuk diizinkan membawa Nazaruddin," urainya.

Rencananya, yang menjemput Nazar adalah tim dari imigrasi Menkumham dan Polri.

"Ada, nanti malam. Dari kepolisian beberapa dan dari imigrasi satu orang," jelasnya.

Ketika didesak negara yang dituju oleh tim Patrialis menjawab, "Saya engga tahu."[ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya