Berita

alm. zainal abidin/ist

Demokrat Kesal Kematian Almarhum Zainal Dikaitkan dengan Nazaruddin

SELASA, 26 JULI 2011 | 12:20 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Partai Demokrat menjamin tidak ada ancaman maupun rencana mencelakakan Muhammad Nazaruddin jika tersangka koruptor itu pulang ke Indonesia. Demokrat berkepentingan akan Nazaruddin untuk membuktikan semua tuduhannya yang menyangkut Partai Demokrat.
 
Sebelumnya kalangan aktivis menduga, Nazaruddin ketakutan pulang ke Indonesia karena belajar dari kematian Bendahara Umum Partai Demokrat Zainal Abidin pada Juni 2009. Zainal meninggal di RS Husada, Jakarta karena serangan jantung.

Tapi, bagi sebagian kalangan, kematian Zainal dianggap masih penuh misteri, tak sedikit yang menilai tidak wajar. Dalam bahasa aktivis 77/78, Hatta Taliwang; entah serangan jantung atau diserangan-jantungkan. Pasalnya, Zainal meninggal sebelum sempat mengklarifikasi soal sumbangan dana untuk kampanye SBY-Boediono sebesar Rp 9,5 miliar yang sempat dipermasalahkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).


Ketua DPP Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana, membantah keras isu tak sedap itu.

"Kalau orang sudah apriori, pasti ada saja yang dirumorkan," ujar Sutan keras.

Menurutnya, tidak pantas memperdebatkan kematian seseorang yang sudah jelas didiagnosa sakit.

"Tidak ada yang misterius, dia sakit jantung. Jangan apriori," sebutnya lagi.

Sutan mengatakan, berani atau tidaknya Nazaruddin dari persembunyian tidaklah terkait dengan Demokrat. Nazaruddin seharusnya memiliki kesadaran sendiri untuk membuktikan kebenaran semua tuduhannya.

"Ada pepatah berkata, berani karena benar, takut karena salah. Anda saja yang menjabarkan itu," pungkasnya.[ald]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya