anas-sby/rm
anas-sby/rm
RMOL. Rakyat Indonesia harus menahan malu karena mungkin baru pertama kalinya seorang presiden memohon-mohon pada buronan kasus korupsi agar pulang ke tanah air.
"Kita punya presiden yang memalukan. Pada saat membuka Rakornas Demokrat (Sabtu, 23/7), dia (SBY) meminta dengan mengiba supaya Nazaruddin pulang ke Indonesia, padahal sebagai presiden yang membawahi aparatur lengkap seperti TNI, Polisi dan BIN harusnya dia memerintahkan, bukan memohon-mohon pada koruptor," kritik aktivis Gerakan Indonesia Bersih, Ahmad Kasino, kepada Rakyat Merdeka Online, Senin (25/7).
Sebelumnya, seusai shalat di komplek Istana Negara, Jakarta, Jumat (22/7), pertama kalinya Presiden SBY meminta dengan sangat pada Nazar agar pulang ke Indonesia.
Populer
Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13
Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33
Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36
Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06
Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43
Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09
Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19
UPDATE
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05