Berita

anas urbaningrum/ist

Rakornas Tidak Membawa Kemajuan karena Melindungi Anas dan Tidak Memecat Nazar

SENIN, 25 JULI 2011 | 10:22 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Rapat Koordinasi Nasional Partai Demokrat kemarin dianggap gagal memberikan angin perubahan yang bakal mendorong partai berkuasa itu lebih maju.

Demikian dikatakan pengamat politik senior, Arbi Sanit, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Senin, 25/7).

"Rakornas gagal berfungsi untuk memajukan partai, karena apa yang dilakukan dalam rakornas itu adalah upaya melindungi Anas Urbaningrum dari tuduhan Nazaruddin. Dan rakornas malah tidak memutuskan nasib Nazaruddin," ujar Arbi.


Dari sisi manajemen partai, SBY malah menunjuk Anas Urbaningrum untuk menyelesaikan konflik dan polemik yang menerpa partai selama ini. Padahal, Anas juga sudah masuk dalam pusaran konflik. Itu berarti, SBY membuka peluang bagi Anas melakukan kompromi terhadap Nazaruddin.

"Anas akan melakukan kompromi. Dan kompromi dengan siapa saja bisa, yang penting kompromi kepentingan. Sekarang rakornas membuka itu karena Nazaruddin tidak dipecat dalam rakornas. Padahal banyak orang mengatakan Nazaruddin akan dipecat," tegasnya.

Menurutnya lagi, kemungkinan kompromi Anas dengan Nazaruddin bisa saja mempengaruhi proses hukum yang tengah berjalan dalam kasus Wisma Atlet SEA Games yang melibatkan Nazaruddin dan dugaan korupsi Anas yang dituduhkan Nazaruddin.

"Pengaruh itu bisa ada bisa tidak," singkatnya.[ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya