Berita

presiden sby/ist

SBY Perintahkan Kader yang Tidak Bersih, Cerdas dan Santun Segera Tinggalkan Partai

SABTU, 23 JULI 2011 | 11:28 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Pendiri Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan para kader tentang apa yang harus dilakukan kala menghadapi badai politik.

"Pertama, mari kita lakukan introspeksi, berbenah diri, perbaikan. Akan saya jelaskan pembenahan seperti apa yang harus kita lakukan," kata SBY saat membuka Rapat Koordinasi Nasional di Sentul Internasional Convention Centre, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (23/7).

SBY dengan nada tegas meminta para kader Demokrat mematuhi etika dan prinsip berpolitik Demokrat yaitu bersih, cerdas dan santun. Dan bagi yang tidak sanggup memenuhinya, SBY memerintahkan angkat kaki.


"Demi nama baik, demi kehormatan dan kejayaan partai, saya ingin sampai pada kader, siapa saja yang di antara kita, yang tidak mau dan tidak sanggup menjalankan prinsip etika perjuangan partai khususnya politik bersih lebih baik tinggalkan partai ini. Silakan dengan baik-baik serahkan kartu tanda anggota saudara kepada kader partai," serunya.
 
Meskipun pasti sedih karena berpisah, lanjutnya, tapi nama baik, citra dan kehormatan partai di atas segalanya.

"Sekali lagi jangan karena nila setitik rusak susu sebelanga. Jangan karena segelintir kader, jutaan ikut menanggungnya. Dalam kaitan ini Dewan Kehormatan Partai akan segera berlakukan kode etik lebih tegas. Dewan Kehormatan juga akan lebih pro aktif menjalankan tugas," ucap SBY yang juga Ketua Dewan Kehormatan.[ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya