Berita

anas u/ist

RAKORNAS DEMOKRAT

Dari Menit ke Menit, KLB Tetap Mengancam Anas

SABTU, 23 JULI 2011 | 09:25 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Pekan lalu Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, menjamin kelanggengan kepemimpinan Anas Urbaningrum dan menolak wacana Kongres Luar Biasa di Rapat Koordinasi Nasional Partai Demokrat, Sentul, Jawa Barat, hari ini (Sabtu, 23/7).

Tapi analis politik, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan, tidak ada jaminan bahwa janji SBY dan Majelis Tinggi Demokrat itu masih berlaku sampai sekarang dimana Anas masih diguncang isu korupsi. Salah satu syarat Kongres Luar Biasa yaitu keinginan Majelis Tinggi yang berisi Ketua dan Sekretaris Badan-badan Tinggi di Demokrat. Majelis ini adalah badan baru yang dihasilkan dari Kongres Bandung 2010.

"Kemungkinan majelis tinggi berubah sikap masih ada. Majelis Tinggi terbelah terlihat dari pernyataan-pernyataan elit-elit senior Demokrat seperti Marzuki Alie dan TB Silalahi," kata Burhanuddin Muhtadi dalam diskusi Trijaya Network di restoran Bakmi Grand Kelinci, Sentul, Jawa Barat, Sabtu (23/7)


Tapi, ditambahkannya, SBY akan berpikir panjang. Kalau tidak ada arus bawah yang meminta KLB maka tertutup kemungkinan KLB .

"Tapi nyatanya itu sudah dimunculkan oleh beberapa DPC yang punya kedekatan dengan satu kubu. Walau Anas juga melakukan konsolidasi," tegasnya.

"Ada atau tidak KLB, sangat tergantung menit ke menit perkembangan Rakornas. Apakah sikap para elit senior itu mempengaruhi arus bawah atau arus bawah dapat memengaruhi suara majelis tinggi dan elit senior," imbuhnya.[ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya