Berita

anas urbaningrum/ist

Bicara Rakornas, Anas Sama Sekali Tidak Singgung Nazaruddin

JUMAT, 22 JULI 2011 | 18:10 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Dengan penyelenggaraan Rapat Koordinasi Nasional dua hari besok (23-24/7), Partai Demokrat ingin mengirim pesan mendalam bahwa perbaikan itu mutlak diperlukan.

Hal itu ditegaskan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat (Jumat, 22/7).

Anas mengatakan, Rakornas partai adalah kegiatan berkala. Tapi saat ini jadi spesial karena diselenggarakan dalam situasi yang mendapat tantangan dan ujian. Terkait hal itu, Rakornas mengambil tema konsolidasi, perbaikan dan peningkatan kinerja


"Spirit pertama konsolidasi, kebutuhan utama partai karena dengan terkonsolidasi baik seluruh langkah dan kebijakan dan agenda partai bisa berjalan baik. Konsolidasi jadi kata kunci," ujarnya.

Semangat kedua adalah semangat perbaikan. "Karena kami Partai Demokrat menyadari ada kelemahan dan kekurangan, justru karena itulah kami bersemangat melakukan perbaikan secara komprehensif di seluruh dimensi kehidupan partai termasuk ikhtiar meneguhkan jati diri Partai Demokrat, etika politik dan dispilin dan tertib organisasi di seluruh jajaran Demokrat," jelas Anas.

"Semangat ketiga, peningkatan kinerja menjadi penting karena kami sadar sebagai partai yang mendapat mandat politik terbesar pada 2009 lalu, kami harus makin kerja keras," kata Anas.

Anas menegaskan, kinerja kader Demokrat di eksekutif dan legislatif, dalam pengelolaan partai sehari-hari, dan peran yang dilakukan kader Demokrat di tengah lingkungan sosial harus semakin ditingkatkan.

"Peningkatan kinerja ini sekaligus jawaban bahwa Demokrat tidak hanya bertanggungjawab dan akuntabel atas mandat rakyat, tapi ini juga cara kami menyongsong masa depan yang lebih baik. Kinerja meningkat adalah kunci masa depan," urai Anas.

Ditambahkan Anas bahwa Demokrat memiliki agenda strategis yang dibagi ke dalam dua kelompok besar. Pertama, agenda internal berupa penguatan dari segi keorganisasian, pembinaan anggota, kaderisasi dan dari segi persiapan manajemen pemenangan Pemilu yang akan datang.

Kedua, agenda eksternal, sebagai partai pemerintah atau bagian dari koalisi yang mendukung pemerintahan SBY, Demokrat secara aktif ikut memastikan agar langkah program dan agenda aksi yang dijalankan pemerintah menjadi lebih baik dan mendapat manfaat nyata bagi kehidupan rakyat.

"Intinya itu yang jadi substansi dari penyelengaraan Rakornas 2011," tandasnya.[ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya