Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji mengatakan, penguatan PMI sejalan dengan Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Oktober 2026 yang mencapai 53,77.
"Ini menunjukkan bahwa kepercayaan investor terhadap Indonesia sedang baik. Saatnya momentum tersebut kita manfaatkan untuk mendorong industri agar tumbuh lebih tinggi lagi," kata Sarmuji, dikutip Selasa, 3 November 2026.
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya N. Bakrie menilai penguatan tersebut menjadi sinyal positif bagi industrialisasi nasional. Namun, ia menegaskan manfaatnya harus dirasakan pelaku usaha dari berbagai skala.
"Kami datang untuk menyampaikan optimisme bahwa industrialisasi sudah kembali menggeliat di Indonesia," ujar Anindya.
Menurutnya, industrialisasi tidak boleh hanya bertumpu pada perusahaan besar dan komoditas seperti nikel. Komoditas daerah seperti sagu, alga, dan kelapa juga berpeluang dikembangkan menjadi produk bernilai tambah.
"Tugas kami adalah bagaimana dengan semangat Indonesia Incorporated, gotong royong itu bukan hanya melibatkan perusahaan besar, tetapi juga perusahaan industri kecil dan menengah. Semuanya harus bisa ikut berpartisipasi dalam industrialisasi nasional," tuturnya.
Sarmuji menyambut dorongan tersebut dan menyatakan Kemenperin membuka ruang kolaborasi dengan Kadin untuk meningkatkan daya saing IKM serta memperkuat keterkaitannya dengan industri besar.
BERITA TERKAIT: