Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Kamis, 08 Oktober 2026, 07:02 WIB
Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi
Ilustrasi (Artificial Intelligence)
Kecil Besar
rmol news logo Bursa ekuitas Eropa mengalami pelemahan tajam pada penutupan perdagangan Rabu, 7 Oktober 2026 waktu setempat, menghentikan tren kenaikan yang terjadi selama tiga sesi berturut-turut. Lonjakan harga minyak dan imbal hasil obligasi global menjadi pemicu utama yang mengikis minat investor terhadap aset berisiko.

Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup merosot 1,00 persen menjadi 630,25, dengan sektor perbankan menjadi pemberat utama setelah anjlok 3,3 persen. Bursa regional utama juga ikut terkoreksi, di mana Indeks DAX Jerman melemah 1,35 persen ke level 25.104,36, FTSE 100 Inggris berkurang 0,79 persen ke posisi 10.458,50, dan CAC 40 Prancis turun 1,22 persen menjadi 7.769,21.

Tekanan turut melanda saham sektor teknologi setelah sebelumnya sempat mencetak rekor tertinggi. BE Semiconductor Industries ambles 8,5 persen akibat penurunan rekomendasi dari UBS, sementara saham otomotif melemah di tengah kabar bahwa Uni Eropa mempertimbangkan pembatasan impor kendaraan hybrid asal China. Di sisi lain, emiten utilitas Inggris Pennon Group terkoreksi 20 persen setelah mengumumkan rencana rights issue senilai 728,5 juta Dolar AS dan pemangkasan dividen.

Kondisi pasar kian tertekan oleh aksi jual di pasar obligasi global akibat kekhawatiran inflasi dan tingginya harga energi, di mana harga minyak mentah Brent naik 0,5 persen di tengah ancaman gangguan pasokan. Pelaku pasar kini mengalihkan fokus pada risalah rapat The Fed serta menanti musim laporan keuangan kuartal III yang diproyeksikan mencatatkan pertumbuhan laba positif. []
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA