Adapun, penggeledahan dilakukan sehari setelah penyidik menggelar operasi serentak di 12 lokasi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan batu bara PT PLN yang diduga memicu pemadaman listrik (blackout), dugaan korupsi pengelolaan dana Asabri dan Jiwasraya periode 2020-2025, serta dugaan tindak pidana pencucian uang dalam penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI.
"Benar (ada penggeledahan)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan.
Meski demikian, Budi belum mengungkap secara rinci mengenai identitas pemilik ruko dan barang bukti yang menjadi target pencarian.
Menurut catatan redaksi, penggeledahan ini menjadi kelanjutan dari rangkaian penyidikan, dimana penyidik terlebih dahulu menggeledah kafe de’Clan Signature dan Koin Money Changer di kawasan Cipete, Cilandak, Jakarta Selatan, dengan sitaan uang senilai Rp67,2 miliar dalam bentuk mata uang rupiah hingga mata uang asing dolar Amerika Serikat dan Singapura
Serta pada Kamis dini hari, menggeledah sebuah rumah di kawasan Parahyangan Golf 2, Sentul, Kabupaten Bogor dengan barang bukti tujuh koper berisi 74 kilogram emas batangan serta uang tunai dalam mata uang rupiah, dolar Amerika Serikat, dan dolar Singapura mencapai Rp476 miliar.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: