Kainduk PJR Cikampek Korlantas Polri, Kompol Sandy Titah Nugroho, menjelaskan langkah ini diambil pihak kepolisian karena banjir yang merendam jalur arteri Bekasi dan memutus akses aktivitas warga.
Pemotor mulai berjalan dari Gerbang Tol (GT) Tarumajaya, Bekasi, hingga keluar di GT Semper, Jakarta Utara.
"Diskresi dilakukan mengingat kondisi 'Force Majeure' atau diluar kahar dimana banjir menjadi penyebab utama berkumpulnya masyarakat dengan jumlah banyak. Kondisi para roda 2 dikawal ketat pihak kepolisian Korlantas Polri dan Polres Bekasi Kabupaten untuk menjamin keselamatan seluruh pengguna jalan," ujar Sandy saat dikonfirmasi.
Sementara itu, penumpukan kendaraan roda dua sempat terjadi di depan gerbang tol.
Demi faktor keamanan, polisi pun membagi pengawalan menjadi beberapa kloter.
"Diskresi dilakukan sebanyak 2 tahap, mengingat antrian cukup panjang. Mayoritas masyarakat terjebak banjir pagi hari saat hendak berangkat beraktifitas untuk mencari nafkah," jelas Sandy.
BERITA TERKAIT: