Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Agar Lebih Dicintai Masyarakat, Kapolri Instruksikan Anak Buahnya Turun ke Bawah Dengar Aspirasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/angga-ulung-tranggana-1'>ANGGA ULUNG TRANGGANA</a>
LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA
  • Rabu, 12 Januari 2022, 02:23 WIB
Agar Lebih Dicintai Masyarakat, Kapolri Instruksikan Anak Buahnya Turun ke Bawah Dengar Aspirasi
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memberi arahan ke jajaranya di Mapolda Lampung/RMOLLampung
rmol news logo Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pertemuan langsung dengan anak buahnya di Mapolda Lampung.

Dalam pertemuan itu, Sigit memberikan arahan terkait dengan seputaran situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Siskamtibmas), penanganan Covid-19 hingga soal transformasi Polri yang Presisi.

Di hadapan jajarannya, Sigit menekankan bahwa seluruh personel kepolisian harus mau turun ke lapangan. Tujuannya untuk menyerap aspirasi, harapan dan kemauan dari masyarakat.

Kata mantan Kapolda Banten itu, dengan mendengar langsung keinginan dari warga, aparatnya dapat mempunyai bahan mengevaluasi. Dampak baiknya, Korps Bhayangkara yang semakin dipercaya serta dicintai oleh warga dapat terwujud.  

"Datang ke masyarakat dengarkan apa yang mereka inginkan. Bila perlu kumpul masyarakat tingkat Polsek, Polres, Polda. Sehingga tahu apa yang harus ditingkatkan. Akan muncul trust dari masyarakat," kata Sigit seperti diberitakan Kantor Berita RMOLLampung, Selasa (11/1).

Dalam hal ini, instruksi dan arahan yang diberikan bukan hanya harus dijalankan oleh Polda Lampung. Melainkan, seluruh Polda dan personel kepolisian dimanapun harus melakukan hal tersebut.

Demi semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat, mantan ajudan Presiden Joko Widodo ini menegaskan untuk pelayanan publik harus terus ditingkatkan menjadi jauh lebih baik. Sigit tak ingin mendengar adanya pelayanan yang tidak sesuai harapan masyarakat.

Sigit menyebut, dalam semangat Polri yang Presisi, pelayanan terhadap masyarakat tidak boleh adanya perbedaan, dilakukan dengan cepat, ramah dan humanis. Dengan begitu, kata Sigit, kepolisian akan mendapatkan doa dan apresiasi dari warga yang mana itu akan berdampak pada organisasi Polri secara keseluruhan.

"Layani dengan cepat pengaduan. Sehingga masyarakat mengetahui kita melakukan respons apa yang mereka keluhkan. Cek apakah itu berjalan atau belum. Karena ini tidak mudah. Mudah diucapkan tapi sulit dilaksanakan," ujar mantan Kabareskrim Polri itu.

Semua upaya tersebut, menurut Sigit, harus dikomandoi dengan sosok yang memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat dan pengawasan sistem yang ketat.

Sistem yang ketat itu akan menghindari adanya penyimpangan oknum kepolisian yang tidak menjalankan tugas sesuai dengan aturan.

"Kita tak ingin anggota kita selama ini telah bekerja keras kemudian ada masalah hanya gara-gara kita tak memberikan bimbingan," ucap Sigit. rmol news logo article

ARTIKEL LAINNYA