Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Dipuji Kompolnas, Kapolri Tak Pernah Lelah Lawan Pandemi Covid-19

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Selasa, 11 Januari 2022, 20:48 WIB
Dipuji Kompolnas, Kapolri Tak Pernah Lelah Lawan Pandemi Covid-19
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat meninjau vaksinasi/Ist
rmol news logo Kinerja apik Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo selama masa pandemi Covid-19 berbuah pujian dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas)

Ketua Harian Kompolnas, Benny Mamoto mengaku salut dengan kinerja Jenderal Sigit karena telah melaksanakan tugas rutinnya melayani masyarakat termasuk dalam hal ini menjalankan tugas tambahan dalam penanganan pandemi Covid-19.

"Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Sigit melakukan dengan baik dalam menangani pandemi Covid-19 dan juga melaksanakan tugas rutinitas melayani masyarakat," kata Benny Mamoto dalam keterangannya, Selasa (11/1).

Walau demikian, pujian yang dilontarkan Benny Mamoto itu tidak serta merta membuat Jenderal Sigittersanjung dan berpuas diri. Sebaliknya, dia semakin giat meningkatkan kinerja melawan pandemi Covid-19.

Hal itu setidaknya dapat dilihat dengan kinerja Sigit dan jajaran pada awal 2022. Ia melanjutkan program serbuan vaksinasi TNI-Polri yang merupakan upaya untuk mendukung proses penanggulangan pandemi Covid-19.

Segmen vaksinasi pun diperluas ke kelompok anak-anak, sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintahan melalui Kementerian Kesehatan.  

Sigit Seperti tidak lelah untuk bertarung melawan pandemi Covid-19. Upaya terus dilakukan untuk mencapai targetan vaksinasi.

Mantan Kabareskrim itu meminta kepada seluruh jajarannya di wilayah dengan bersinergi seluruh stakeholder terkait, untuk terus mengejar target vaksinasi Presiden Joko Widodo, khususunya di wilayah yang masih di bawah 70 persen.

"Ini secara nasional dilaksanakan vaksinasi serentak dengan target sasaran 1 juta lebih. Harapan kita, bisa terus mengejar pencapaian vaksinasi. Sehingga wilayah yang masih kurang atau di bawah 70 persen untuk segera mengejar ketertinggalannya," kata Sigit. rmol news logo article

ARTIKEL LAINNYA