Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Bertekad Wujudkan Ketahanan Pangan, Jenderal Sigit: Kita Kurangi Impor Tingkatkan Ekspor

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/idham-anhari-1'>IDHAM ANHARI</a>
LAPORAN: IDHAM ANHARI
  • Selasa, 16 November 2021, 15:36 WIB
Bertekad Wujudkan Ketahanan Pangan, Jenderal Sigit: Kita Kurangi Impor Tingkatkan Ekspor
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Ist
rmol news logo Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang pendampingan dalam pemeliharaan keamanan pada pelaksanaan program pembangunan pertanian, di Mabes Polri.


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, MoU ini dilakukan guna mendorong dan mempercepat program Kementan berjalan dengan hasil yang optimal sekaligus bentuk penegasan bahwa Polri akan mendukung seluruh program Kementan dalam mewujudkan ketahanan pangan bagi masyarakat Indonesia.

Menurut Sigit, dengan terwujudnya ketahanan pangan dapat dipastikan berdampak positif bagi Indonesia, diantaranya adalah bisa mengurangi ketergantungan impor dan tentunya meningkatkan ekspor dalam negeri.

"Dalam kurun waktu dua tahun ini kita tidak impor beras. Ini tentunya jadi prestasi dari Kementan dan kita akan terus dukung kedepan ketergantungan seperti ini bisa kita kurangi. Dan ekspor kita, bisa kita tingkatkan," kata Jenderal Listyo Sigit usai penandatanganan MoU, Selasa (16/11).

Untuk mewujudkan ketahanan pangan ini, Sigit membeberkan Polri telah berperan aktif terhadap program Food Estate. Dengan program itu, sektor pertanian dan peternakan bisa semakin dimaksimalkan.

"Program Food Estate yang saat ini sedang dikembangkan menjadi konsen kami untuk supaya itu bisa berjalan. Sehingga bagaimana kita memiliki lahan pertanian, peternakan yang luas, yang bisa mencukupi kebutuhan pangan bagi masyarakat Indonesia, kedepan betul-betul terwujud," papar Sigit.

Lebih dalam, Sigit mengatakan, di tengah Pandemi Covid-19, sektor pertanian saat ini mampu menyumbangkan Produk Domestik Bruto (PDB) yang cukup besar. Bahkan, kata Sigit, cukup untuk melaksanakan ekspor.

"Ini sebetulnya bisa menjadi kebanggaan tersendiri. Kami dari kepolisian akan terus mendukung dan sinergi untuk dukung agar program dalam wujudkan ketahanan pangan, bagaimana kurangi impor dan perbesar ekspor ini betul-betul bisa terlaksana dengan baik," kata Sigit.

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menekankan bahwa, Kementan tidak bisa bergerak dan bekerja sendiri. Sebab itu, Ia menyatakan, sangat memerlukan bantuan dari Polri guna memenuhi kebutuhan pangan dari masyarakat Indonesia terpenuhi.

"Tentu saja Kementan tidak bisa sendiri. Harus bersama unsur yang ada, kami berterima kasih bapak Kapolri bersedia membackup sepenuhnya," ujar Syahrul dikesempatan yang sama.rmol news logo article
EDITOR: IDHAM ANHARI

ARTIKEL LAINNYA