Liga RMOL
Liga RMOL Mobile
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Borong Nasi Kucing, Cara Humanis Kapolres Salatiga Dalam Menegakkan Aturan PPKM Darurat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/agus-dwi-1'>AGUS DWI</a>
LAPORAN: AGUS DWI
  • Senin, 19 Juli 2021, 07:34 WIB
Borong Nasi Kucing, Cara Humanis Kapolres Salatiga Dalam Menegakkan Aturan PPKM Darurat
Kapolres Salatiga, AKBP Rahmat Hidayat, saat memborong dagangan pemilik angkringan di kawasan pusat perdagangan Kota Salatiga, Minggu (18/7)/RMOLJateng
rmol news logo Cara-cara humanis ditunjukkan Kapolres Salatiga, AKBP Rahmat Hidayat, saat melakukan penertiban aturan terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayahnya.

Saat menemukan seorang pedagang angkringan belum menutup warungnya hingga batas waktu yang ditetapkan selama PPKM Darurat, Kapolres tak melakukan pemaksaan. Ia justru memborong semua dagangan.

"Kegiatan tersebut kami lakukan dengan tetap mengedepankan sikap yang tegas dan humanis," kata Rahmat Hidayat sambil yang ditemani ajudan memborong nasi kucing di angkringan di kawasan pusat perdagangan Kota Salatiga, Minggu (18/7).

Rahmat mengatakan, selama PPKM Darurat, Polres Salatiga rutin setiap hari menggelar pendisiplinan masyarakat, dan penyekatan untuk mengurangi mobilitas warga.

Selain itu, juga menyalurkan paket bantuan PPKM Darurat bagi masyarakat yang terdampak.

"Saya mengajak semua pihak, terutama empat pilar (TNI, Polri, Pemkot, dan stakeholder terkait) serta perlunya dukungan seluruh lapisan masyarakat bahu-membahu untuk dapat mempercepat penanganan Covid-19 khususnya di Kota Salatiga," tandasnya, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Sementara, pedagang angkringan yang diborong dagangannya, Joko Priyono, mengaku terkejut. Ia pun tak banyak bicara, hanya berulang kali mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan yang diberikan pemerintah.

"Setidaknya ini dapat menutup kebutuhan di tengah sepinya pembeli dan juga daya beli masyarakat yang rendah di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Dan saya akan mematuhi aturan yang berlaku untuk menutup warung sesuai waktu yang sudah ditetapkan pemerintah," ucapnya yang diamini sesama rekan pedagang kaki lima lainnya. rmol news logo article
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA