Kepolisian Negara Republik Indonesia
HEAD POLRI

Gagalkan Penyelundupan Bibit Lobster Senilai Rp 6 Miliar, Polda Banten Tangkap 2 Orang

POlda Banten berhasil gagalkan penyelundupan 24 ribu bibit lobster/RMOLBanten

Dua warga dari Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang diamankan personel Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Banten. Mereka ditangkap karena diduga menyelundupkan puluhan ribu benih lobster.

Dilaporkan Kantor Berita RMOLBanten, petugas menangkap kedua tersangka di Muara Binuangen, Desa Malimping, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Rabu (20/01).

Wadirpolairud Polda Banten AKBP Abdul Majid mengatakan, kedua pelaku berinisial M (26), warga Kampung Hunibera, Desa Cikeruh Wetan dan CH (20), warga Kampung Sukawaris, Desa Sukawaris.

Saat ditangkap keduanya hendak menyelundupkan 24 ribu benih lobster ke daerah Jawa Barat dan sekitarnya.

"Dari tangan kedua pelaku ini kita amankan benih lobster yang berjumlah 24.000 ekor. Terdiri dari 18.000 ekor benih lobster jenis Pasir dan 6.000 ekor jenis Mutiara,” ujar Abdul Majiddi Mako Ditpolairud Polda Banten, Kamis (21/1).

Abdul Majid menjelaskan, dalam melakukan penjualan benih lobster pelaku tidak mengantongi izin Perkarantinaan Ikan di Banten. Atas dasar itu, kedua pelaku terjerat Undang Undang 45/2009 Tentang Perikanan.

"Semestinya yang bersangkutan mendapat lisensi. Apabila melakukan kegiatan inim, harus mendapat izin dari Dinas Perikanan,” ungkap Abdul Majid.

Dijelaskan Abdul Majiddi, kedua pelaku membandrol satu ekor benih lobster dengan harga ratusan ribu rupiah.

"Jika dihitung per ekor diekspor keluar negeri dengan harga Rp 250 ribu/ekor, dan jumlah bibit lobster ini sebanyak 24 ribu ekor, maka pelaku meraup omset Rp 6 Miliar," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Karantina Ikan di Banten, Hanafi mengatakan, tindak pidana yang dilakukan pelaku melanggar UU Perikanan. Nantinya untuk benih lobster yang diamankan akan dilepas liarkan ke alam laut.

"Nanti akan kami lepas liarkan ke laut kembali,” ujar Hanafi.

Akibat perbuatannya, para pelaku tersebut dijerat UU Perikanan pasal 93 junto Pasal 26 ayat 1 dengan ancaman 8 tahun penjara atau denda Rp 1,5 miliar.

Artikel Lainnya

Anak Buah Bak Koboi, Kapolda Metro Jaya Minta Maaf

Anak Buah Bak Koboi, Kapolda M..

Kamis, 25 Februari 2021
Oknum Polisi Pelaku Penembakan Di Kafe Cengkareng Ditetapkan Tersangka

Oknum Polisi Pelaku Penembakan..

Kamis, 25 Februari 2021
Binmas Noken Polri Ajak Anak Muda Papua Buat Inovasi Beras Sagu

Binmas Noken Polri Ajak Anak M..

Rabu, 24 Februari 2021
Tidak Subjektif, Peringatan Virtual Police Melalui Kajian Tim Ahli

Tidak Subjektif, Peringatan Vi..

Rabu, 24 Februari 2021
Jadi Kabareskrim, Kapolri Perintahkan Komjen Agus Tuntaskan KM 50

Jadi Kabareskrim, Kapolri Peri..

Rabu, 24 Februari 2021
Dilantik Jadi Kabareskrim, Komjen Agus Diminta Kapolri Wujudkan Penegakan Hukum Berkeadilan

Dilantik Jadi Kabareskrim, Kom..

Rabu, 24 Februari 2021
Launching Aplikasi Dumas Presisi, Kapolri: Untuk Wujudkan Transparansi

Launching Aplikasi Dumas Presi..

Rabu, 24 Februari 2021
Dikunjungi Sandiaga, Kapolri Bahas Penguatan 5 Destinasi Super Prioritas

Dikunjungi Sandiaga, Kapolri B..

Rabu, 24 Februari 2021
Kepolisian Negara Republik Indonesia