Kepolisian Negara Republik Indonesia
HEAD POLRI

Rekonstruksi Pembunuhan, Kelompok John Kei Peragakan 14 Adegan

Salah satu adegan penyerangan kelompok John Kei terhadap kelompok Nus Kei/RMOL

Polisi menyebut terdapat 14 adegan saat John Kei dan kelompoknya melakukan pemufakatan jahat untuk menyerang kelompok Nus Kei, di tiga lokasi yakni di Kelapa Gading, Bekasi, dan Cempaka Putih.

Dalam rekontruksi tersebut, setelah menerima perintah dari John Kei, anak buahnya langsung membagikan sejumlah senjata tajam sebelum menyerang kelompok Nus Kei di Perumahan Green Lake City di Cipondoh, Kota Tangerang; dan kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (21/6).

Fakta tersebut diketahui dalam adegan rekonstruksi yang digelar di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (24/6). Total sebanyak 14 adegan pemufakatan jahat yang dilakukan kelompok John Kei di tiga lokasi berbeda.

Rincian lokasi dan waktu pemufakatan jahat tersebut adalah Kantor PT. ATE, di Jalan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada 14 Juni; markas kelompok John Kei di Jalan Tytyan Indah Utama X, Bekasi, Jawa Barat pada 20 Juni; dan Arcici, Cempaka Putih pada 21 Juni.

Wadirkrimum Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, senjata tajam berupa tombak dibagikan oleh anak buah John Kei berinisial DF di Arcici, Cempaka Putih.

"Ada (pemufakatan jahat) di Arcici sebelum kejadian jam 11.00 di Kosambi (Cengkareng) dan jam 13.00 di Tangerang (Green Lake City)," kata Calvijn di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (24/6).

"Arcici ini adalah tempat terakhir yang digunakan oleh tersangka DF untuk memberi arahan terakhir dan membagi-bagi tugas, membagi-bagi peralatan berupa senjata tajam, tombak dan mobil-mobil yang ada," lanjutnya.

Selanjutnya, enam anak buah John Kei disebar ke Cengkareng dan 25 orang disebar ke Green Lake City untuk menyerang kelompok Nus Kei. Seluruh anak buah John Kei menuju lokasi dengan mengendarai mobil.

"Setelah di Arcici di Cempaka Putih, enam mobil akan dibagi, lima mobil untuk berangkat ke TKP pengrusakan rumah Nus Kei yang ada di Cluster Australia," ujar Calvijn.

Penyerangan di Green Lake City menyebabkan satu orang sekuriti perumahan mengalami luka karena ditabrak anak buah John Kei dan satu pengendara ojek online tertembak di bagian kaki. Pasalnya, anak buah John Kei sempat melepaskan tujuh kali tembakan.

Sementara itu, penyerangan di Cengkareng menyebabkan satu anak buah Nus Kei berinisial ER tewas dan satu orang lainnya terluka.

Kini, John Kei dan 29 anak buahnya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penyerangan, penganiayaan, dan pembunuhan berencana.

Mereka dijerat dengan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951, Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 169 KUHP, Pasal 170 KUHP, dan Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman mati.

Artikel Lainnya

Sepak Terjang Ferry Ellas, Anggota KKB Papua Yang Tewas Ditembak Satgas Nemangkawi

Sepak Terjang Ferry Ellas, Ang..

Selasa, 02 Maret 2021
Tiga Korban Tak Teridentifikasi, Polri Pastikan Hak Keluarganya Terpenuhi

Tiga Korban Tak Teridentifikas..

Selasa, 02 Maret 2021
Tim DVI Polri Tutup Proses Identifikasi, Tiga Korban Sriwijaya Air Tak Teridentifikasi

Tim DVI Polri Tutup Proses Ide..

Selasa, 02 Maret 2021
Siap Beraksi, 12 Terduga Teroris Di Jatim Keburu Ditangkap Densus 88

Siap Beraksi, 12 Terduga Teror..

Senin, 01 Maret 2021
Kampung Tangguh Jaya Mampu Jadikan Muara Angke Zero Covid-19

Kampung Tangguh Jaya Mampu Jad..

Senin, 01 Maret 2021
Perdagangan 6 Kg Sabu Di Binjai Dan Deli Serdang Digagalkan Polda Sumut

Perdagangan 6 Kg Sabu Di Binja..

Senin, 01 Maret 2021
Di Mataram, TNI-Polri Bersinergi Gelar Razia Ke Tempat Hiburan Malam

Di Mataram, TNI-Polri Bersiner..

Minggu, 28 Februari 2021
Di Polda Jatim Kini Perpanjang SIM Cukup Melalui Ponsel

Di Polda Jatim Kini Perpanjang..

Minggu, 28 Februari 2021
Kepolisian Negara Republik Indonesia