DARI sekian banyak mahakarya Leo Tolstoi. Saya merasa lebih tertarik kepada “Duapuluhtiga Dongeng†ketimbang “Vojna i Mir†(Perang dan Damai)nya Leo Tolstoi. Pada duapuluhtiga dongeng LeoTolstoi, saya menemukan sukma folklore Russia mau pun inti makna pemikiran Leo Tolstoi yang mengutamakan kemanusiaan di atas segala-galanya. Saya juga menemukan kesejajaran sukma kebudayaan rakyat pada Leo Tolstoi di Moskow dengan Seno Gumira di Jakarta.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: