Kepolisian Negara Republik Indonesia
HEAD POLRI

Penimbunan 150 Ton Bawang Putih Di Karawang Terus Diselidiki Polda Jabar

Laporan: Diki Trianto | Minggu, 16 Februari 2020, 20:36 WIB

Ilustrasi penimbunan bawang putih/Net

Temuan 150 ton bawang putih impor di salah satu gudang kawasan Kabupaten Karawang kini tengah diselidiki Penyidik Polda Jawa Barat melalui Satgas Pangan guna memastikan kemungkinan kategori penimbunan.

Kini penyidik masih emmpelajari temuan tersebut lantaran jangka waktu distribusi bawang putih tersebut masih memiliki sisa waktu hingga akhir Februari.

“Untuk sisa stok sampai saat ini ada 150 ton bawang putih dan memang izinnya hingga Februari 2020,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Saptono Erlangga dilansir Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (16/2).

Erlangga mengatakan, sejauh ini perusahaan penyimpan bawang putih 150 ton di Kabupaten Karawang itu memiliki izin distribusi di Jawa Barat dan Lampung.

“Memang untuk PT ini kan memiliki kuota untuk pendistribusian seluruhnya ada sekitar 24 kontainer kali 30 ton lah, sekitar 700 ton sekian. Nanti itu didistribusikan untuk Jawa Barat 90 persen, kemudian untuk Lampung 10 persen,” jelas Erlangga.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Jabar, Eem Sujaemah mengatakan, aturan hukum bagi pengusaha yang melakukan penimbunan diatur dalam Pasal 107 UU 7/2014 tentang Perdagangan.

Dalam pasal tersebut, dijelaskan bahwa pelaku usaha yang menyimpan barang kebutuhan pokok dan/atau barang penting dalam jumlah dan waktu tertentu pada saat terjadi kelangkaan barang, gejolak harga, dan/atau hambatan lalu lintas perdagangan barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 50 miliar.

Pada Pasal 29 ayat (1) undang-undang tersebut juga dijelaskan bahwa pelaku usaha dilarang menyimpan barang kebutuhan pokok dan/atau Barang penting dalam jumlah dan waktu tertentu pada saat terjadi kelangkaan barang, gejolak harga, dan/atau hambatan lalu lintas perdagangan barang.

Ia menegaskan, pada ayat (2) dijelaskan pelaku usaha dapat melakukan penyimpanan barang kebutuhan pokok dan/atau barang penting dalam jumlah dan waktu tertentu jika digunakan sebagai bahan baku atau bahan penolong dalam proses produksi atau sebagai persediaan barang untuk didistribusikan.

Dijelaskan, barnag kebutuhan pokok hasil pertanian meliputi beras, kedelai bahan baku tahu dan tempe, cabai dan bawang merah. Kemudian barang kebutuhan pokok hasil industri meliputi gula, minyak goreng dan tepung terigu.

"Kemudian barang kebutuhan pokok hasil peternakan dan perikanan ialah daging sapi, daging ayam, telur ayam dan ikan segar,” tambahnya.

Di sisi lain, pakar ekonomi dari Universitas Pasundan (Unpas) Bandung, Acuviarta Kartabi menilai, Satgas Pangan memang harus meningkatkan pengawasan terhadap potensi penimbunan kebutuhan pokok masyarakat yang dilakukan oknum.

Acu juga mengapresiasi tindakan Satgas Pangan Jabar menyelidiki temuan penimbunan bahan pokok di Karawang, serta perusahaan lain yang berpotensi menyimpan dalam jumlah sangat besar, dan lebih optimal memberantas mafia atau spekulan kebutuhan pokok.

“Karena cara kita untuk memperbaiki kesejahteraan konsumen itu bukan hanya menaikan upah mereka, tapi ialah bagaimana menstabilkan harga,” tandasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Artikel Lainnya

Lima Orang Di Jatim Ditangkap Karena Melawan Saat Dibubarkan

Lima Orang Di Jatim Ditangkap ..

Senin, 30 Maret 2020
KKB Serang Kantor Freeport, Satu WNA Asal Selandia Baru Meninggal Dunia

KKB Serang Kantor Freeport, Sa..

Senin, 30 Maret 2020
Densus Temukan Bahan Baku Bom Siap Pakai Saat Tangkap Terduga Teroris Di Batang Jawa Tengah

Densus Temukan Bahan Baku Bom ..

Senin, 30 Maret 2020
Laporkan Pemudik Yang <i>Ngeyel</i> Ke Polsek Terdekat

Laporkan Pemudik Yang Ngeyel K..

Senin, 30 Maret 2020
Polda Metro Jaya: Kami Sudah Siap Kalau Pemerintah Tetapkan Karantina Wilayah

Polda Metro Jaya: Kami Sudah S..

Senin, 30 Maret 2020
Polda Pastikan Tidak Ada Penutupan Jalan Saat Simulasi Pembatasan Akses DKI

Polda Pastikan Tidak Ada Penut..

Senin, 30 Maret 2020
Tujuh Peserta Didik Sekolah Inspektur Polisi Positif Corona

Tujuh Peserta Didik Sekolah In..

Minggu, 29 Maret 2020
Skema Rekayasa Lalu Lintas Kalimalang-Bekasi Beredar, Polisi: Bukan Untuk <i>Lockdown</i>

Skema Rekayasa Lalu Lintas Kal..

Minggu, 29 Maret 2020
Kepolisian Negara Republik Indonesia