Nurfitria Farhana: Berkarya Ingin Majelis Taklim Punya Wakil Di Parlemen

Nurfitria Farhana/Ist

Nurfitria Farhana, calon legislatif (caleg) DPR RI dari Partai Berkarya, berharap ada wakil dari majelis taklim di parlemen hasil Pemilu 2019.

"Saya melihat majelis taklim dirangkul partai-partai politik hanya saat event politik saja. Tidak ada jaminan partai-partai, terutama yang merangkul, mengangkat aspirasi majelis taklim," kata putri almarhum Prof. Hj. Tutty Alawiyah itu.

Nurfitria- demikian perempuan kelahiran Jakarta 18 Januari 1968 itu akrab disapa rekan-rekan dekatnya-tercatat sebagai caleg daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta II yang meliputi Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan luar negeri.

Ia akan bertarung dengan sejumlah politisi senior seperti Hidayat Nur Wahid, Biem Benjamin-putra seniman Betawi Benjamin S, dan sejumlah nama beken dari partai lain.

Sehari-hari, Nurfitria bergerak di bidang dakwah, pendidikan, dan sosial. Ia aktif sebagai ketua di organisasi Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) DKI Jakarta. BKMT didirikan ibunya, Hj. Tutty Alawiyah tahun 1981. Tahun 2016, BKMT memiliki 15 juta anggota se Indonesia, dimana 90 persen diantaranya adalah perempuan.

“Majelis taklim, dan kelompok-kelompok pengajian, terkadang dianggap sebelah mata. Saya akan buktikan majelis taklim dan kelompok pengajian adalah kekuatan politik," kata ibu tiga anak yang baru pertama kali terjun ke dunia politik ini.

Majelis taklim, lanjut Nurfitria, adalah kelompok masyarakat akar rumput. Kelompok ini ada di hampir semua permukiman di kota dan desa. Namun selama ini majelis taklim tak punya sosok yang memperjuangan aspirasinya di parlemen.

Keinginan lain Nurfitria adalah memperjuangkan peningkatan porsi perempuan di parlemen. Menurutnya, yang bisa memperjuangkan kepentingan perempuan, ya perempuan.

Selama empat kali Pemilu di era reformasi, jumlah perempuan di parlemen tidak pernah menyentuh angka 30 persen. Tahun 1999, usai pemilu pertama era reformasi, jumlah perempuan di parleman hanya 8,80 persen dari 560 anggota DPR RI. Tahun 2004 meningkat jadi 11,82 persen. Tahun 2009 menjadi 17,86 persen, dan turun sedikit ke angka 17,32 persen pada Pemilu 2014.

Sebagai wajah baru di pertarungan memperebutkan kursi DPR RI dari ibu kota, Nurfitria memiliki modal sosial yang luar biasa besar. Ia dikenal seluruh anggota BKMT DKI, dan mengasuh 300 anak yatim. Ia aktif di sekolah dan universitas yang diwariskan orang tuanya, dan mengenal banyak mahasiswanya.

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Darmin Nasution: Inflasi Jika Tak Dikendalikan Bisa Tembus 4 Persen
Road To Senayan

Darmin Nasution: Inflasi Jik..

01 Juli 2019 16:22
Hitungan Internal, Caleg DPR Sri Kustina Unggul Di Dapil Sumsel II
Road To Senayan

Hitungan Internal, Caleg DPR..

25 April 2019 07:26
Rendhika D Harsono Yakin DKI Masih Kuat Pemilih PPP
Road To Senayan

Rendhika D Harsono Yakin DKI..

12 April 2019 14:22
Nina Nathalia: Doa Peserta Kampanye Akbar 02 Lebihi Bom Nuklir Sekalipun
Road To Senayan

Nina Nathalia: Doa Peserta K..

09 April 2019 10:57
Waketum Gerindra Ajak Warga Tanah Sareal Pilih Caleg Nomor 9
Road To Senayan

Waketum Gerindra Ajak Warga ..

08 April 2019 23:04
Idola Baru Itu Bernama Jansen Sitindaon
Road To Senayan

Idola Baru Itu Bernama Janse..

08 April 2019 09:27
Dion Hardi: Berkarya Akan Bikin Indonesia Kembali Berjaya
Road To Senayan

Dion Hardi: Berkarya Akan Bi..

05 April 2019 16:15
Achmad Hamid: Partai Berkarya Akan Wujudkan Kembali Swasembada Pangan
Road To Senayan

Achmad Hamid: Partai Berkary..

04 April 2019 22:59