Imelda Sari Disemangati Ibu Ani Terjun Politik

Minggu, 10 Maret 2019, 13:22 WIB | Laporan: Widya Victoria

Imelda Sari/Net

RMOL. Get things done! tiga kata yang selalu dijadikan prinsip Jurubicara Partai Demokrat Imelda Sari dalam bekerja dan berjuang total untuk mencapai tujuan.

Imel, begitu ia disapa, sudah berkomiten menghibahkan diri untuk kesejateraan rakyat yang menjadi tujuannya lewat jalur politik. Ia menjadi calon legislatif Partai Demokrat untuk DPR.

Imel mendapatkan nomor urut 3 di daerah pemilihan Jawa Timur VII meliputi wilayah Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Magetan dan Ngawi dengan 8 alokasi kursi.

Selama 15 tahun aktif di dunia wartawan, Imel fokus liputan di lingkungan militer dan politik.

Ia pengalaman meliput konflik di Poso, Ambon, tsunami di Aceh dan wilayah lainnya termasuk peristiwa  pergantian kepemimpinan pasca reformasi 1998 sebelum akhirnya mendirikan National Press Club of Indonesia pada tahun 2008.

Kemudian ia diminta Heru Lelono agar membantu Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Ani Yudhoyono.

Imel selama lima tahun menjadi Asisten Staf Khusus Presiden Bidang Informasi dan Komunikasi pada periode kedua SBY.

"Pengalaman selama menjadi wartawan dan mendampingi Pak SBY dan Ibu Ani yang membawa saya terjun ke politik. Banyak orang bertanya untuk apa perempuan terjun ke politik? Saya tadinya terus terang malas ke politik. Saya melihat politik itu keras dan rasanya sulit mengalahkan dominasi kaum pria di politik," ujar Imel seperti dimuat RMOL Jatim (RMOLNetwork), Minggu (10/3).

Bagi Imel pribadi, Ibu Ani telah menjadi role model yang menyemangatinya untuk melihat politik dari sisi lain.

"Di awal tahun 2010, saya ingat kata Ibu Ani, 'Imel jangan takut terjun ke politik. Kalau bukan perempuan yang akan perjuangkan nasib perempuan lainnya dalam bentuk kebijakan untuk meningkatkan kapasitas dan peran perempuan bisa bekerja meski dari rumah siapa lagi yang akan perjuangkan'," kenang Imel.

"Kalau masuk ke politik masuklah secara all out," imbuhnya.

Sikap itu lantas diimplementasikan Imel dengan bergabung Partai Demokrat. Imel dipercaya mengisi jabatan Biro ASEAN di Departemen Luar Negeri.

Setelah itu di tahun 2015 menjadi ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat.

"Tidak mudah melintasi waktu yang panjang untuk menjadikan Partai Demokrat sebagai salah satu partai yang tetap berpihak pada rakyat. Kadang kami mengalami banyak tantangan dan rintangan dalam jalan sunyi," jelas Imel.
 
Menurut dia, salah satu jalan untuk partai berlambang bintang mercy bisa mempengaruhi kebijakan pemerintah dengan memenangkan suara terbanyak dan duduk di parlemen.

"Hanya dengan duduk di parlemen sebuah parpol bisa memberikan kontribusinya bagi negeri ini," tegas Imel.

Harapannya bisa memperjuangkan amanah konstituen dan Partai Demokrat.

"Dengan izin Allah SWT saya maju untuk bisa  mewakili Jatim VII, InsyaAllah saya akan perjuangkan amanah konstituen dan Demokrat memberikan kontribusi terbaiknya bagi emak-emak di negeri tercinta. Mohon doa restu," demikian Imel.

Kolom Komentar


loading