Fahira: Yang Masalah Tol Dalam Kota, Yang Diributin Tiang Bambu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Kamis, 19 Juli 2018, 14:40 WIB
Fahira: Yang Masalah Tol Dalam Kota, Yang Diributin Tiang Bambu
Fahira Idris/Net
rmol news logo Pemasangan bendera peserta Asian Games 2018 dengan menggunakan bambu oleh warga bukan masalah utama di Ibukota DKI Jakarta. Justru masalah serius yang sedang dihadapi itu adalah reklamasi Teluk Jakarta dan pembangunan enam ruas Tol Dalam Kota.

Anggota DPR RI DKI Jakarta Fahira Idris bahkan mengaku bingung. Sebab, warga justru meributkan masalah tiang bambu tersebut ketimbang pembangunan ruas Tol Dalam Kota dan reklamasi Teluk Jakarta.

Khusus pembangunan enam ruas Tol Dalam Kota, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menolak itu diteruskan, namun di satu sisi proyek berada di tangan pemerintah pusat dan diputuskan untuk diteruskan.

“Yang jadi ancaman bagi Jakarta itu sekarang pembangunan enam ruas tol dalam kota, bukan bendera warga. Tetapi yang mereka ributkan tiang bambu bendera warga, bukan tol dalam kota yang begitu substantif untuk dikritik. Ini kan aneh,” ujar Fahira dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/7).

Dalam kasus bendera bertiang bambu, Fahira mengaku mendukung instruksi Gubernur Anies pemasangan bendera-bendera negara peserta Asian Games itu terus dilanjutkan. Sebab, pemasangan itu merupakan bagian dari inisiatif tulus warga dalam menyemarakan Asian Games.

“Walau oleh mereka malah jadi bahan olok-olokan dan peluru menyudutkan Pemprov DKI. Menyedihkan sekali sikap seperti ini. Saya dukung penuh instruksi gubernur yang memerintahkan bendera tersebut dipasang kembali,” sambung Ketua Komite III DPD itu. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA