Lahan Jagung Di Sulteng Akan Ditambah Menjadi 150 Ribu Hektar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/darmansyah-1'>DARMANSYAH</a>
LAPORAN: DARMANSYAH
  • Kamis, 28 Desember 2017, 00:37 WIB
rmol news logo . Panen jagung di Sulawesi Tenggara menaik tajam pada tahun 2017. Jika hasil jagung pada tahun 2014 hanya 10.000 ton, di tahun ini Sulteng berhasil menghasilkan 90.000 ton.

Kenaikan ini nilainya setara dengan 1,9 sampai 2 triliun rupiah.

Begitu kata Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman saat memberikan sambutan dalam rapat koordinasi di gedung kantor DPRD Kolaka Timur, Sulteng, Rabu (27/12).

Menurut Menteri Amran, Pemerintah Jokowi-JK melalui kementerian yang dipimpinya akan menambah lagi luas lahan jagung di Sulteng menjadi 150.000 hektar.

"Kalau ini berhasil, itu bisa cetak pendapatan petani Rp 3 triliun," ujar memotivasi.

Selain itu, kata Menteri Amran, berikutnya adalah mengangkat rempah-rempah. Dimana dulu 500 tahun yang lalu Indonesia jaya dengan tanaman rempah-rempah.

"Ada pala, ada cengkeh, dan ada merica. Kita angkat kembali kejayaan itu," tegasnya.

Dia menyatakan, Pemerintahan Jokowi-JK melalui telah banyak sekali memberikan bantuan. Seperti alat mesin pertanian (alsintan),seperti pompa, combine harvester dan seterusnya.

"Kemudian kami memberikan bibit. Bibit pala, bibit cengkeh, bibit kakao unggul dan itu gratis," demikian Menteri Amran. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA