"Dan ini adalah prestasi petani Indonesia, khususnya di Sulawesi Tenggara," katanya saat panen jagung di Desa Atulano, Kecamatan Lambandia, Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Rabu (27/12).
Menurut Amran, Indonesia telah menunjukkan kepada dunia bahwa sudah menghasilkan pangan tanpa melakukan impor lagi.
"Dua Minggu lagi kami akan tambah bantuan bibit jagung beserta pupuknya secara gratis untuk Koltim. Dan tahun ini pula kami tambah bantuan menjadi 7000 hektare untuk bibit jagung di Koltim," jelasnya.
Dia memastikan bahwa pemerintah berkeinginan membuat para petani sejahtera.
"Petani sejahtera itu kebanggaan kita semua," kata Amran.
Selama ini, harga jagung yang sebenarnya Rp 3.150 per kilogram pada kenyataannya dibeli dari Rp 2.500 per kilogram.
"Kami imbau kepada PGMT agar disampaikan ke Bulog agar wajib hukumnya beli Rp 3.150 harga jagung di petani. Dan itu perintah Presiden Jokowi. Saya perintahkan kepada kepala dinas agar menemui Bulog dan cari harga Rp 3.150 per kilogram untuk harga jagung," tegas Amran.
[wah]
BERITA TERKAIT: