Tidak Relevan Menghadap-hadapkan Islam Dengan Pancasila

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 16 Juni 2017, 02:08 WIB
Tidak Relevan Menghadap-hadapkan Islam Dengan Pancasila
Zulkifli Hasan/Net
rmol news logo . Sejak awal era kemerdekaan, umat Islam bersatu melawan penjajah. Umat Islam juga melalui Muhammad Natsir menghadirkan Mosi Integral di tahun 1950 untuk mempersatukan bangsa.

"Komitmen umat Islam pada persatuan, Pancasila dan keberagaman tidak perlu diragukan lagi. Sejak era revolusi kemerdekaan sampai sekarang umat Islam selalu siap bela negara," kata Ketua MPR Ri Zulkifli Hasan.

Demikian disampaikan Zulkifli dalam bedah buku "Jaring Kearifan: Indahnya Berislam dengan Santun' karya Prof. Dadang Kahmad yang digelar Angkatan Muda Muhammadiyah di Auditorium KH. Ahmad Dahlan, PP Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (15/6).

Zulkifli dengan tegas menolak jika Pancasila digunakan sebagai stempel untuk menyerang kelompok tertentu.

"Pancasilais atau bukan pancasilais jangan diukur dari pilihan dalam Pilkada. Menjaga Pancasila itu hasil perjuangan salah satunya umat Islam," tegasnya.

Zulkifli mengajak elemen muda Muhammadiyah bersama generasi muda muslim lain untuk meneladani KH. Ahmad Dahlan dan seruan KH. Hasyim Asy'ari yakni 'hubbul wathon minal iman' (cinta Tanah Air sebagian dari iman).

"Tidak relevan lagi menghadap-hadapkan Islam dengan Pancasila. Umat Islam selalu siap bela agamanya dan menjaga negerinya," pungkasnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA