Hidayat: Ramadhan Melahirkan Masyarakat Baru

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 12 Juni 2017, 00:14 WIB
Hidayat: Ramadhan Melahirkan Masyarakat Baru
Hidayat Nur Wahid
RMOL. Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid bersyukur karena umat Islam telah menjalankan puasa selama 16 hari.

Hal itu ia sampaikan saat memberi sambutan dalam acara Buka Bersama dengan tokoh masyarakat dan organisasi massa Islam, di kediamannya, Kemang, Jakarta Selatan, (Minggu, 11/6).

"Hari ini 16 Ramadhan," ujarnya.

Selanjutnya ummat Islam akan memasuki hari ke-17 Ramadhan. Pada hari ke-17 Ramadhan, dikatakan oleh Hidayat Nur Wahid, merupakan hari yang sangat mulia. "Pada malam itu terjadi peristiwa yang sangat luar biasa," ujarnya. Pada 17 Ramadhan adalah peristiwa turunnya Al Quran turun ke bumi.

Dalam turunnya Al Quran, menurutnya, tak hanya melahirkan generasi yang membaca, iqra, namun juga melahirkan masyarakat yang dinamis, masyarakat yang baru.

Keistimewaan 17 Ramadhan yang lain, diungkapkan oleh Hidayat, pada tahun II Hijrah, ummat Islam melakukan Perang Badar, ummat Islam saat itu dalam jumlah pasukan dan logistik kalah dengan pasukan musuh.

"Namun berkat pertolongan Allah, ummat Islam mampu memenangi pertempuran itu," ujarnya.

"Peristiwa ini menunjukkan adanya kebersamaan ummat Islam," tambahnya.

Buka puasa tersebut, sambung mantan Presiden PKS ini, diadakan untuk mensyukuri karunia Allah. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA