Untuk itu, lanjut Retno, Senin (18/4), selain dijadwalkan bertemu dengan Kanselir Jerman Angela Markel dan Presiden Jerman Joachim gauck dua kali one on one meeting dan sekali business forum, Presiden Jokowi dijadwalkan akan berkunjung ke pusat pelatihan pendidikan vokasi di SiemensADT dan bertemu dengan masyarakat Indonesia yang menetap di Jerman.
"Sebagaimana ketahui bahwa di negara Jerman, sejak awal pendidikan sudah diarahkan apakah akan terus ke universitas atau apakah kemudian mengambil jalur vokasi, walaupun nanti di suatu titik vokasi ini bisa menyebrang ke universitas," papar Retno kepada wartawan, di Berlin, Jerman, Minggu malam (17/4) waktu setempat.
Dia mengingatkan, di dalam kompetisi ASEAN Economic Community maka keahlian, kualifikasi di bidang-bidang tertentu harus ditingkatkan. Dan salah satunya adalah dengan memperkuat pendidikan vokasi.
Retno berharap pendidikan vokasi ini juga untuk menjawab, mempersiapkan, mengkaderisasi bonus demografi yang dimiliki Indonesia.
Seperti dilansir dari laman
setkab.go.id, Retno menambahkan, dalam memperkuat vokasi ini pemerintah juga bermitra dengan swasta, salah satu keberhasilan Jerman adalah kemitraan dengan sektor swasta.
[rus]
BERITA TERKAIT: