Jembatan Tayan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 22 Maret 2016, 22:13 WIB
Jembatan Tayan Dorong Pertumbuhan Ekonomi
net
rmol news logo Kehadiran Jembatan Tayan dinilai bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dan perkembangan masyarakat sekitar sehingga pembangunan bisa terus berjalan.

"Pasti pertumbuhan ekonomi meningkat dan masyarakat di sekitar jalan itu akan berkembang. Pembangunan bisa berjalan," kata Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang disela peresmian Jembatan Tayang di Pontianak, Kalimantan Barat (Selasa, 22/3).

Menurutnya, infrastruktur jembatan yang dibangun sudah tepat. Untuk itu, diharapkan masyarakat dapat menjaga dengan baik jembatan maupun infrastruktur jalan supaya betul-betul menghidupkan perekonomian antar wilayah.

"Karena dari pusat provinsi ke kabupaten kota terjauh dapat dijangkau dengan jalan darat," kata Oesman Sapta yang akrab disapa Oso.

Jembatan Tayan, lanjutnya, menjadi bagian sangat penting karena menghubungkan wilayah di Pulau Kalimantan.

Oso pun menyampaikan terima kasih kepada pemerintah karena telah memenuhi harapan masyarakat daerah dengan pembangunan jembatan tersebut.

"Dengan adanya jembatan ini maka perjalanan bisa langsung tembus ke Kabupaten Ketapang," jelas anggota DPD dari Kalimantan Barat itu.

Dengan kehadiran jembatan maka kehidupan ekonomi bisa berkembang, mengingat jembatan selanjutnya akan mendorong pembangunan jalan tol dari Pontianak ke Entikong, dan Pontianak ke Sambas.

"Tentu ekonomi akan tumbuh lagi. Nanti semua pelosok wilayah bisa dijangkau dengan cepat," tegas Oso.

Jembatan Tayan sendiri melintas di atas Sungai Kapuas, Kabupaten Sanggau. Jembatan menjadi bagian dari jalan Trans Kalimantan poros selatan yang menghubungkan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Jembatan Tayan merupakan jembatan terpanjang di Kalimantan dan nomor dua di Indonesia setelah Jembatan Suramadu. Jembatan Tayan memiliki panjang 1.440 meter dengan lebar tiga jalur kendaraan atau sekitar 11 meter. Jembatan terbagi dua yakni jembatan pertama sepanjang 280 meter dan kedua sepanjang 1.140 meter.

Jembatan Tayan mulai dibangun pada 19 September 2012 oleh kontraktor China Road and Bridge Corporation dengan PT Wijaya Karya Tbk. (Wika).

Siang tadi, Presiden Joko Widodo meresmikan secara langsung Jembatan Tayan yang juga dihadiri Gubernur Kalimantan Barat Cornelius, Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljo, dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. [wah]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA