Demikian diungkapkan Ketua Jakarta Transportation Watch (JTW), Andy W. Sinaga menanggapi unjuk rasa sopir transportasi konvensianal menuntut penutupan transportasi online, Selasa (22/3).
Menurut Andy yang juga pengamat transportasi Jakarta ini, angkutan berbasis online adalah keniscayaan yang tidak bisa dihindari karena perkembangan teknologi komunikasi. Selain itu, angkutan online juga membuka lapangan kerja baru.
"Prediksi JTW lebih kurang 1000 angkutan online sudah menyebar sekitar Jakarta, dan mayoritas penduduk DKI juga menyukai dan sering menggunakan angkutan online tersebut," ungkapnya.
Jelas Andy, sekarang, tinggal bagaimana pengelola angkutan online ini dapat bersinergi dengan aturan dan ketentuan UU yang ada.
Andy meminta, pemerintah dan pengelola angkutan online diimbau untuk mencegah gejolak sosial sebagai akibat pro kontra angkutan online tersebut. Terakhir, mendesak revisi UU LLAJ sebagai konsekuensi perkembangan teknologi komunikasi di bidang transportasi.
[rus]
BERITA TERKAIT: