Mendapat tawaran kerja sama tersebut, Menteri Marwan sangat terbuka, apalagi AS adalah negara besar yang memiliki banyak pengalaman dalam membantu pembangunan kawasan perdesaan.
"Kami sangat senang jika Amerika mau membantu kami. Desa-desa kami banyak memiliki usaha-usaha dan produk yang bagus. Nanti mungkin Amerika bisa membantu dari segi pemasaran, entah melalui Google atau Microsoft," kata menteri asal PKB ini.
Pertemuan dengan Dubes AS, Blake ini, lanjut dia, akan segera dikongkritkan dan ditindaklanjuti oleh Direktorat Jenderal terkait.
"Langsung tindaklanjuti agar kongkrit. Desa-desa butuh percepatan pembangunan, termasuk sektor energi dan teknologi informasi. Kami sedang mengembangkan desa melek teknologi dan desa mandiri energi," jelas Menteri Marwan.
[rus]
BERITA TERKAIT: