Kali ini adalah Andogo Wiradi yang dicopot dari posisi Deputi V Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP).
Andogo dilantik Luhut Pandjaitan sebagai Deputi V Kantor KSP pada bulan Agustus tahun lalu.
Sebelum dilantik sebagai Deputi V Kepala KSP, Andogo Wiradi yang berpangkat Mayjen TNI pernah menduduki sejumlah posisi penting di TNI seperti Ahli Golongan IV di Kopassus yang membidangi nuklir, biologi, dan kimia, Asisten Deputi Koordinasi Pengelolaan Wilayah Khusus Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan serta Kasdam I Bukit Barisan. Andogo juga pernah menjadi tenaga ahli Pengkaji Bidang Geografi Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas).
Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa gerakan "deluhutisasi" ini adalah ekspresi ketidaksukaan pimpinan KSP atas figur-figur berlatar belakang TNI, selain untuk membersihkan KSP dari jejak Luhut Pandjaitan.
Sementara informasi resmi yang diperoleh redaksi mengatakan bahwa acara melepas Andogo akan dilakukan besok (Jumat, 26/2) di Ruang Rapat Utama, Gedung Bina Graha, Istana.
Dalam undangan yang beredar disebutkan bahwa Andogo mendapatkan penugasan baru di luar Istana.
Tetapi orang-orang dekat Andogo di KSP mengatakan sama sekali tidak ada posisi baru untuk Andogo. Situasi yang dialami Andogo ini disamakan dengan pepatah yang berbunyi, habis manis sepah dibuang.
[dem]
BERITA TERKAIT: