"Kami harapkan paling lambat Juli tetap bisa groundbreaking sih," kata pria yang akrab disapa Ahok itu di kantornya, Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (20/1).
Dia menambahkan, saat ini sedang menunggu perubahan trase. Sebab, trase yang ada tumpang tindih antara LRT dan Mass Rapid Transit (MRT).
"Tidak dihentikan, kami mau tunggu trase yang kereta cepat dan MRT, baru nanti kami gabung," ucapnya.
Setidaknya ada sembilan stasiun yang bersinggungan antara MRT dan LRT dalam trase yang ada. Rute yang bersinggungan yakni LRT rute Kelapa Gading-Pegangsaan-Kebayoran Lama dengan rute MRT Timur-Barat.
"Ada sembilan stasiun yang sama," tandasnya.
Diperkirakan untuk perubahan trase membutuhkan waktu hingga empat bulan. Sehingga pembangunan LRT harus ditunda terlebih dahulu menunggu perubahan trase.
[ysa]
BERITA TERKAIT: