Tantangan Polri Ke Depan Adalah Meraih Kepercayaan Masyarakat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 03 Januari 2016, 06:59 WIB
Tantangan Polri Ke Depan Adalah Meraih Kepercayaan Masyarakat
foto: net
rmol news logo . Kepercayaan publik terhadap lembaga Polri masih sulit dicapai pada tahun 2015. Hal ini tampaknya masih menjadi tantangan berat Polri di tahun 2016.

"Hanya memang, meski dibenci, Polri tetap ditunggu masyarakat, terutama jika ada peristiwa yang menyulitkan masyarakat," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane kepada redaksi, Minggu (3/1).

Neta menilai, di 2016 persoalan besar yang dihadapi Polri adalah upaya membenahi sikap, prilaku dan kinerja anggotanya, terutama jajaran bawah, yang di 2015 belum maksimal dilakukan. Begitu juga perubahan mindset di jajaran menengah atas belum maksimal dan masih cenderung larut dengan pencitraan.

"Akibatnya, Revolusi Mental belum berjalan maksimal," terangnya.

Neta menambahkan, karena keinginan Polri untuk mendapat kepercayaan masyarakat tidak terwujud, akibatnya di sepanjang 2015 masyarakat masih menilai, polisi sulit untuk bisa dipercaya. Respon yang lamban dan tidak adanya kepastian hukum dalam sebuah perkara masih menjadi momok. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA