"Hanya memang, meski dibenci, Polri tetap ditunggu masyarakat, terutama jika ada peristiwa yang menyulitkan masyarakat," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane kepada redaksi, Minggu (3/1).
Neta menilai, di 2016 persoalan besar yang dihadapi Polri adalah upaya membenahi sikap, prilaku dan kinerja anggotanya, terutama jajaran bawah, yang di 2015 belum maksimal dilakukan. Begitu juga perubahan
mindset di jajaran menengah atas belum maksimal dan masih cenderung larut dengan pencitraan.
"Akibatnya, Revolusi Mental belum berjalan maksimal," terangnya.
Neta menambahkan, karena keinginan Polri untuk mendapat kepercayaan masyarakat tidak terwujud, akibatnya di sepanjang 2015 masyarakat masih menilai, polisi sulit untuk bisa dipercaya. Respon yang lamban dan tidak adanya kepastian hukum dalam sebuah perkara masih menjadi momok.
[rus]
BERITA TERKAIT: