Tiba Di Tanah Air, Jokowi Tegaskan Komitmen Indonesia Pada Pengelolaan Hutan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 02 Desember 2015, 11:57 WIB
Tiba Di Tanah Air, Jokowi Tegaskan Komitmen Indonesia Pada Pengelolaan Hutan
foto: net
rmol news logo . Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo telah tiba di Tanah Air dan mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu siang (2/12). Sejak Minggu lalu (29/11), Presiden Jokowi dan rombongan melakukan lawatan ke Paris, Perancis guna mengikuti Konferensi Perubahan Iklim Dunia atau COP 21.

Kepada wartawan yang menunggunya di Bandara Halim Perdanakusuma, Presiden Jokowi menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen untuk mengelola hutan secara berkesinambungan dan ‎mendorong akselerasi penggunaan energi terbarukan. Komitmen ini telah disampaikan Presiden Jokowi pada pertemuan Kepala Negara/Pemerintahan di  UNFCCC COP21 yang berlangsung di Area Parc Des Expositions Du Bourget di Paris, Minggu (30/11) waktu setempat.

"Komitmen Indonesia untuk pelestarian hutan dalam pembangunan berkelanjutan itu disampaikan bersama 17 negara lainnya, yaitu Australia, Brazil, Kanada, Kolumbia, Kongo, Etiopia, Perancis, Gabon, Jerman, Indonesia, Jepang, Liberia, Meksiko, Norwegia, Peru, Inggris dan Amerika Serikat," kata Presiden Jokowi sebagaimana dikuti Tim Komunikasi Presiden, Ari Dwipayana, dalam siaran persnya sesaat lalu.

Menurut Ari, kepedulian ini disampaikan mengingat terdapat 1 miliar orang yang hidup secara langsung terkait hutan dan ada 6 miliar orang yang secara tidak langsung terkait dengan masalah hutan.
‎
‎Pada pertemuan penggunaan energi baru terbarukan (EBT) itu, Presiden Jokowi menekankan ‎komitmen Indonesia mendorong akselerasi penggunaan energi terbarukan dan ‎Indonesia telah memiliki arah kebijakan yang jelas tentang penggunaan energi baru terbarukan.

"Target mencapai 23 persen penggunaan EBT pada tahun 2025 dan elektrifikasi pedesaan yang hampir tercapai 100 persen pada 2019," ucap Presiden Jokowi seperti dikutip dari setkab.go.id.

Menurut Ari, Presiden Jokowi menyampaikan pernyataan di Leaders' Event COP 21, untuk ‎memberi dukungan suksesnya COP21, ‎menegaskan komitmen pada isu perubahan iklim, ‎mengajak negara-negara untuk berkontribusi lebih, ‎mengharapkan kepemimpinan negara maju dalam pengurangan emisi dan ‎mendorong kerja sama internasional terutama dalan hal adaptif dan implementasi. ‎‎

Di sela-sela pelaksanaan COP21, lanjut Ari, Presiden Jokowi‎ melaksanakan pertemuan bilateral dengan 13 Kepala Negara/Pemerintahan, yaitu: Belanda, Norwegia, Serbua, Peru, Vietnam, Iran, Filipina, Kolumbia, Papua Nugini, Jepang, Madagaskar dan Mexico.

"Dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi membahas upaya yang lebih konkrit  dalam memperkuat kerja sama bilateral dengan negara-negara sahabat tersebut. ‎Pertemuan COP21 dihadiri leaders dari 150 negara di dunia‎," tukas Ari. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA