DPR Turun Kelas dengan Uber Kasus Pelindo II

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 04 November 2015, 10:57 WIB
DPR Turun Kelas dengan Uber Kasus Pelindo II
rachmawati/net
rmol news logo . Masalah Pelindo II merupakan masalah korporasi. Namun tiba-tiba, anehnya, masalah Pelindo II ini seakan menjadi masalah negara, sampai-sampai DPR membuat Pansus Pelindo II.

"Ada apa masalah Pelindo II diuber," kata politisi senior Rachmawati Soekarnoputri dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 4/11).

Dengan mengejar kasus Pelindo II, lanjut Rachmawati, maka DPR turun kelas. Seharusnya DPR mengusut kasus megakorupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang  nerugikan negara sampai Rp 600 triliun, atau seperti skandal Century.

"DPR kan legislatif vis a visnya dengan pemerintah, bukan ngurus korporasi atau Pelindo yang sifatnya hanya operator, bukan regulator yaitu kementrian," ungkap Rachmamawati.

Ketua Yayasan Pendidikan Soekarno ini pun menilai penegak hukum saat ini saling pasang kuda-kuda.

"Kok semakin semrawut penguasa sekarang sampai bikin Pansus segala. Ada apa KIH, kebakaran jenggot?" demikian Rachmawati. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA