"Asean Economic Community (AEC) merupakan konsensus diantara negara-negara ASEAN untuk membuka diri bagi perdagangan tanpa hambatan antar negara," kata Ketua Umum BPP Hipmi, Bahlil Lahadalia, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 4/11).
Bahlil mengatakan, perdagangan bebas ASEAN termasuk paling lama masa persiapannya. Herannya, semua anggota ASEAN mengakunya belum cukup siap menghadapi perdagangan bebas ini.
"Sudah 17 tahun diteken, namun baru awal tahun depan AFTA dapat diimplementasikan," ungkap Bahlil
Pertanyaannya, lanjut Bahlil, setelah 17 tahun berjalan, negara mana paling siap? Negara mana yang akan dapat meraih manfaat dengan perdagangan bebas itu? Apakah Indonesia benar-benar siap?
"Jawabannya akan tersedia dalam panel Sidang Dewan Pleno 1 dan Munas Khusus BPP HIPMI kali ini yang berlangsung di Surabaya, Jawa Timur, 6-8 November 2015," demikian Bahlil.
[ysa]
BERITA TERKAIT: