Bumerang Bila Pansus Pelindo II Panggil JK Hanya untuk Asal Ramai

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 03 November 2015, 16:13 WIB
Bumerang Bila Pansus Pelindo II Panggil JK Hanya untuk Asal Ramai
Jusuf kalla/net
rmol news logo . Pansus Pelindo II harus cermat bila mau memanggil sesorang, sebab bila tidak malah justru akan jadi bumerang. Lebih-lebih wacana yang akan dipanggil itu adalah Wapres Jusuf Kalla, maka harus dipastikan terlebih dahulu relevansi dan kontekstualnya. 

‎"Jika pemanggilan itu hanya untuk menciptakan politik asal gaduh, asal bunyi, apalagi itu untuk kepentingan kelompok tertentu menggoreng JK, maka justru menjadi bumerang khususnya bagi pansus, dan umumnya bagi DPR," kata politisi senior Golkar Zainal Bintang (Selasa, 3/11). 

‎Di mata Zainal, Pansus memang forum politik yang tidak bisa lepas dari kepentingan politik. Tetapi, itu juga sekaligus bisa menjadi forum penilaian bagi masyarakat.‎

‎"Kalau misalnya nanti jadi memanggil, tetapi pertanyaan-pertanyaannya tidak relevan, dan cenderung hanya untuk meramaikan saja bahwa pansus bisa memanggil JK, tentu JK yang mendapatkan rahmat dari rakyat dan pansus yang akan dilaknat oleh rakyat. Makanya, penting untuk melihat relevansinya karena rakyat sudah cerdas," ujarnya.‎

‎Mantan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ini melanjutkan, dirinya tidak dalam kapasitas membela JK maupun membela Pansus Pelindo. Dia justru menekankan pentingnya politik bersih dan politik santun dikedepankan. 

‎"Makanya, yang saya tekankan adalah soal relevansi. Kalau pansus punya semangat menjadikan forum pansus pelindo sebagai forum bersih-bersih, maka yang dipanggil harus yang ada relevansinya," tukasnya.‎

‎Dia pun berharap Pansus Pelindo ini benar-benar menjadi forum politik yang nantinya menghasilkan rekomendasi untuk membenahi pengelolaan BUMN. Harapan itu bisa terwujud jika Pansus Pelindo benar-benar bekerja secara proporsional, profesional, dan tanpa kepentingan melakukan politisasi terhadap seseorang. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA