Gerindra: Intervensi Asing dan Fanatisme Daerah Jadi Persoalan Bangsa Saat Ini

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 12 Oktober 2015, 06:24 WIB
Gerindra: Intervensi Asing dan Fanatisme Daerah Jadi Persoalan Bangsa Saat Ini
gerindra/net
rmol news logo . Tantangan bangsa ke depan sangat kompleks, baik itu yang datang dari lingkungan eksternal maupun internal. Tantangan dari internal adalah lemahnya pemahaman ajaran agama, fanatisme daerah, tidak menghargai kebhinekaan, dan lemahnya penegakan hukum.

"Juga karena kurangnya keteladanan dalam sikap dan perilaku sebagian pemimpin dan tokoh bangsa. Tidak berjalannya penegakan hukum secara optimal," kata anggota MPR, Ahmad Riza Patria, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 12/10).

Menurut politisi Partai gerindra itu, di era globalisasi ini bangsa Indonesia juga harus siap menghadapi berbagai permasalahan yang datang dari eksternal, seperti Pengaruh Globalisasi kehidupan yang semakin meluas dan persaingan antar bangsa yang semakin tajam. Makin Kuatnya intensitas intervensi kekuatan global dalam perumusan kebijakan nasional.

"Permasalahan dari lingkungan eksternal harus siap kita hadapi, seperti persaingan yang makin tajam antar bangsa di berbagai sektor kehidupan dan makin terasanya pengaruh kekuatan global dalam perumusan kebijakan nasional, hal itu terlihat dari banyaknya UU yang ternyata pro asing," demikian Riza. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA